Hari Ketiga Posko Sepulut Operasional, Tiga Orang Pelintas Terkonfirmasi COVID-19

oleh -735 views
Pemeriksaan hariketiga Posko COVID-19 di Sepulut (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Hari ketiga Posko COVID-19 beroperasi di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, petugas melakukan tes swab antigen terhadap 50 orang dan mendapatkan 2 orang hasil pemeriksaannya positif terpapar virus.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan petugas yang menjaga Posko COVID-19 di Desa Sepulut ini berasal dari TNI POLRI, BPBD, Dinas Keseahatan, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemerintahan Desa Sepulut.

“Kerjanya dibagi menjadi dua shif, jadi shift pertama 12 jam mulai dari pukul 07.00-19.00 WIB dan shif kedua mulai dari pukul 19.00-07.00 WIB,” ucapnya.

Jarot Winarno mengatakan petugas melakukan pemeriksaan kepada semua kendaraan yang melintas baik kendaraan pribadi maupun kendaraan pengangkut barang.

“Intinya, kita ingin memastikan yang masuk ke Sintang ini adalah orang yang sehat, tidak dalam keadaan sakit apalagi hingga membawa virus COVID-19,” tuturnya.

Petugas di shift pertama telah melakukan pemeriksaan 13 unit mobil boks, 2 unit mobil keluarga, 13 unit truk ekspedisi, 4 unit sepeda motor dan 3 unit mobil pick up. Sementara untuk bus maupun taksi tidak ada yang melintas saat itu. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap 50 orang yang akan memasuki wilayah Kabupaten Sintang dengan hasilnya 48 orang hasil rapid testnya negatif sementara 2 orangnya terkonfirmasi positif.

Sementara untuk shift kedua dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB pada keesokan harinya, Minggu (08/05/2021) berhasil menghentikan 71 unit kendaraan roda dua dan roda empat, yang diantaranya ada 15 unit taksi, mobil boks 8 unit, mobil keluarga 14 unit, truk ekspedisi 21 unit, sepeda motor 6 unit dan mobil pick up 7 unit. Sementara untuk bus dan truk tronton tidak ada yang lewat. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap 67 orang dengan hasil 66 orang negatif dan satu orang terdeteksi positif.

Ketiga orang yang positif tersebut langsung ditangani tenaga kesehatan dengan dibawa ke Rusunawa di kompleks RSUD Ade M Djoen Sintang dengan menggunakan ambulance dengan pengawalan ketat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. (Coe)