Waspada Banjir Kiriman dari Perhuluan, Pemkab Warning Warga yang Tinggal Dipinggiran Sungai

oleh -314 views
Tampak Banjir di Bantaran Sungai Kapuas
Tampak Banjir di Bantaran Sungai Kapuas

SINTANG I Sintangpost.com- Hujan dengan intensitas lebat terjadi di wilayah Sintang dan sekitarnya sejak beberapa hari kemarin. Tak hanya itu, beberapa ruas jalan di Sintang juga tergenang air.

Berkaitan dengan kondisi ini, Pelaksana Harian Bupati Sintang yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J menegaskan, pihaknya tetap stand by dan terus siaga.

“Kami tetap siaga, dengan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kejadian yang ada,” tegas Hustinus.

Banjir, menurutnya juga menjadi atensi pihaknya. Seperti pada Selasa (5/10/2021) kemarin. Pemkab Sintang dan BPBD melakukan penininjauan dan melakukan penanganan langsung ke sejumlah lokasi banjir seperti di kelurahan di Kecamatan Sintang seperti Mungguk Bantok, Tanjung Puri, Menyumbung Tengah, dan Desa Sungai Ana. Pada monitoring lewat jalur sungai dan menggunakan speedboat tersebut, keduanya menyimpulkan bahwa terjadi kenaikan debit air yang sangat signifikan.

“Kita ini akan menerima banjir kiriman dari Kabupaten Kapuas Hulu dan perhuluan Sungai Melawi seperti Kecamatan Ambalau dan Serawai. Dua hari atau tiga hari ke depan, Kecamatan Sintang akan menerima banjir kiriman dari perhuluan,”katanya.

Terkait dengan adanya banjir kiriman dari perhuluan, Yustinus memberikan warning kepada masyarakat Kabupaten Sintang yang tinggal di bantaran sungai Kapuas dan Melawi untuk siap siaga dan melakukan antisipasi banjir besar.

“Dengan mulai siaga dan melakukan apa saja untuk antisipasi, ketika banjir kiriman sudah tiba, masyarakat sudah tidak kalang kabut lagi. Jika air sudah naik, kita sudah siap dan tidak akan korban jiwa nantinya,”himbaunya.

Yustinus juga menghimbau kepada orangtua agar selalu menjaga dan memantau anak-anak saat bermain di lokasi banjir. “Silakan masyarakat melakukan langkah antisipasi, mengamankan barang-barang berharga. Dan langkah yang perlu,”tutup Yustinus.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang Bernard Saragih menyampaikan BPBD Kabupaten Sintang sudah mengingatkan masyarakat sejak 28 September 2021 usai menerima perkiraan cuaca dari BMKG.

“BMKG memang sudah mengingatkan soal akan terjadinya curah hujan yang sangat tinggi dan potensi banjir besar. Kita di hilir ini akan segera mendapatkan limpahan banjir dari perhuluan. Hari ketiga dari hari ini, banjir akan sangat tinggi. Banjir dari Kabupaten Kapuas Hulu, Sungai Kayan dan Sungai Melawi akan tiba di Kecamatan Sintang,” terangnya.

Menurutnya dampak banjir kiriman dari Kayan Hulu dan Ambalau, yang pertama kena daerah Kecamatan Dedai. Sedangkan banjir dari Kapuas Hulu ditambah banjir di Sungai Ketungau, akan segera tiba di Kecamatan Sintang.

“Sekali lagi kami menghimbau masyarakat di sepanjang Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, untuk waspada dan siap-siap menghadapi banjir kiriman yang akan segera tiba.

“Untuk korban banjir di Ambalau dan Serawai. Tim BPBD sudah kirim tim dan bantuan sembako untuk para pengungsi. Kita tadi sudah rapat, dan kita akan secepatnya kirim permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kita juga akan buka gudang di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta gudang di Dinas Sosial,”pungkasnya.