Yustinus : Jaga Usaha Peternakan dengan Memahami Penanggulangan Virus ASF

oleh -740 views
sosialisasi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis (21/10/2021).

SINTANG | SintangPost.com – Wabah African Swine Fever (ASF) yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia termasuk di Kalimantan Barat tentunya mengganggu aktivitas para peternak dan pastinya proses bisnisnya sendiri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J mengungkapkan pemerintah melalui instansi terkait perlu memberikan sosilisasi kepada peternak mengenai virus ASF ini sehingga bisa meminimalisir terjadinya penyebaran virus tersebut.

“Para peternak maupun pedagang harus memahami mengenai virus ASF ini sehingga bisa memerangi virus tersebut dengan baik,” ucapnya saat mengikuti sosialisasi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis (21/10/2021).

Untuk itu, Yustinus berharap peternak dan pedagang dapat memanfaatkan momentum ini untuk modal memerangi virus ASF yang nantinya akan diterapkan di lapangan.

“Jika babi tidak tertular, aktivitas bisnis dan perputaran uang dari jual beli daging babi tetap terjaga. Memahami cara menanggulangi virus ASF ini adalah salah satu upaya menjaga usaha peternakan,” pungkasnya.

Hadir pula dalam sosialisasi tersebut Anggota Komisi IV DPR RI, Yessy Melania., Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesiam Nasrullah, Kepala Dinas Perkebunan dan Petertnakan Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Munsif, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Elisa Gultom dan juga sejumlah tamu undangan lainnya. (Coe)