1. Daerah

Danyon 642/Kapuas : Kalian Tidak Sendiri

Danyon 642/Kapuas memberikan bantuan Pemerintah Kabupaten Sintang secara simbolis kepada Panti Cahaya Purnama.

SINTANG | SintangPost.com - Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Instansi vertikal, dan Perbankan melakukan anjangsana dan silaturahmi ke sejumlah RSUD Ade M. Djoen Sintang, Selasa (13/8/2019).

Komandan Batalyon 642/Kapuas, Mayor Inf. Condro Edi Wibowo memimpin rombongan melakukan anjangsana dan silaturahmi ke Panti Asuhan Cahaya Purnama Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sungai Tebelian pada Selasa, (13/8/2019).

Pada kesempatan ini, Danyon 642/Kapuas memberikan motivasi kepada seluruh penghuni panti untuk tidak berkecil hati meski tinggal di Panti Asuhan. Ia juga memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Cahaya Purnama

"Jangan rendah diri, karena kalian tidak sendiri. Ada banyak orang tua kalian disini termasuk Pemerintah Kabupaten Sintang dan kami semua karena kami peduli kepada kalian," ucapnya.

Danyon 642/Kapuas juga berpesan kepada anak-anak panti untuk terus mengejar cita-cita yang nantinya akan membawa nama baik diri, keluarga, agama, dan juga bangsa.

"Ada banyak hal yang bisa dipelajari, tidak hanya melalui buku, kehidupan sehari-hari juga merupakan pelajaran penting dalam hidup bagaimana kita mampu untuk berdiri tegak menghadapi kehidupan," ujarnya.

Ketua Yayasan Cahaya Sintang mengaku senang dengan adanya anjangsana yang tak hanya memberikan motivasi namun juga mampu menjaga silaturahmi yang ada.

"Ini sangat memotivasi bagi anak-anak panti agar mereka lebih percaya diri karena mereka tidak sendiri. Sudah banyak anak yang tidak disini karena pekerjaan mereka, ada yang jadi dokter, bidan, perawan dan berbagai lainnya," katanya.

Sementara itu, Pembina Panti Asuhan Cahaya Purnama, Abandina Suri mengaku banyak menolak anak-anak yang ingin masuk ke Panti ini dikarenakan keterbatasan biaya.

"Ada 17 anak disini berasal dari Sintang, Kapuas Hulu, Melawi dan Sekadau dari tingkat SD hingga SMA. Semua kebutuhan kami tanggung bahkan hingga kebutuhan sehari-hari makanya kami tidak bisa menerima banyak karena keterbatasan dana yang ada," pungkasnya. (Coe)

Berita Lainnya