GKII Daerah Kayan Gelar Seminar Serta Hut Ke-66 Perkaria GKII Daerah Kayan
SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang Jarot Winarno membuka seminar dan pekan pembina rohani serta hari ulang tahun ke-66 perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah kayan di gereja GKII berea desa pauh kecamatan Kayan Hilir, Rabu (29/11/17).
Dalam kesempatan tersebut, Jarot menyambut baik atas terselenggaranya seminar dan pekan pembina rohani serta hut ke-66 perkaria GKII daerah kayan ini, karena menurutnya ini merupakan salah satu untuk mewujudkan masyarakat sintang yang sehat,cerdas,maju, religius dan sejahtera, terutama religius yang berkaitan dengan kegiatan ini.
“Karena kita ketahui bahwa religiusitas itu adalah bagaimana masyarakat kita memahami agamanya masing-masing dengan sebaik-baiknya pasti manfaatnya untuk orang banyak,”kata Jarot.
Jarot mengatakan meskipun dalam tataran agama, baik cara peribadatan ataupun proses penyampaian agama berbeda namun di tataran hekakat intinya semua tujuan agama itu agar umat masing-masing agama itu bisa hidup lebih bermartabat.
“Untuk itu pemerintah baik kabupaten,kecamatan dan desa mendukung terhadap kegiatan keagamaan seperti ini. Sehingga dengan kegiatan seperti ini pastilah pendalaman dari nilai-nilai keagamaan terutama kristen protestan tentunya hasilnya akan postifi buat umatnya dalam menjalankan hidup sehari hari,”ujar Jarot.
Untuk itu Jarot berharap peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan memahami apa yang di sampaikan narasumber sehingga mampu di terapkan baik secara pribadi,keluarga,lingkungan masyarakat serta bangsa dan negara dan yang terpenting persatuan dan kesatuan bangsa tetap di jaga secara bersama-sama.
Sementara itu ketua daerah GKII daerah kayan Pdt. Octavianus mengatakan kegiatan seminar dan pekan pembina rohani serta hari ulang tahun ke-66 perkaria GKII daerah kayan ini di ikuti tiga kawasan yakni kecamatan kayan hilir, kecamatan kayan hulu dan kecamatan dedai dengan 60 gereja serta sekitar 300 lebih peserta yang mengikuti.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan mampu menyaring segala macam bentuk hal-hal yang bisa merugikan baik secara pribadi, keluarga terlebih bagi gereja dan pada akhirnya kami memiliki tujuan yang sama untuk terus meningkatkan keimanan serta terus bekerja sama di dalamnya untuk menuntaskan visi misi pemerintah kabupaten Sintang tentang masyarakat yang religius”ungkap octavianus.
Octavianus menambhakan untuk materi yang di sampaikan yakni pembinaan kerohanian, peran orangtua khususnya bapak-bapak di dalam keluarga baik secara iman maupun tanggungjawab sebagai kepala keluarga baik di bidang ekonomi,kesejahteraan keluarga itu sendiri. (hms)