SMA 1 Sintang Rayakan HUT Ke-61, Dirangkai dengan NEXA Expo 2017
SINTANG | Sintangpost.com- SMAN 1 Sintang menggelar syukuran dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 di Halaman SMA N 1 Sintang, Senin (28/08).
Peringatan HUT yang diisi dengan Nexa Expo 2017 tersebut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Sintang Marchus Afen anggota DPRD Sintang, para perwakilan sekolah terimbas, alumni, orang tua siswa dan masyarakat umum.
Ketua panitia Trinadiah mengatakan kegiatan kali ini merupakan gabungan program gerkan literasi sekolah dan pameran kewirausahaan serta kegiatan peringatan HUT SMA 1 Sintang.
"Kegiatan berupa aneka lomba kita selenggarakan dengan melibatkan 21 kelas dan 9 sekolah imbas. Lomba-lomba tersebut antara lain, menulis cerpen, story telling, akustik, dan lain-lain," tambahnya.
Kepala Sekolah SMA 1 Sintang, Edi Sunaryo menyebutkan bahwa dalam usia ke 61 tahun ini, diharapkan semakin hari seluruh lini, guru, orang tua, staf dan siswa semakin memahami kedudukan masing-masing terhadap kemajuan sekolah ini. Keberhasilan sekolah menjadi tanggungjawab semua pihak di yang ada didalamnya.
"Peranan seluruh stakeholder menjadi jaminan untuk memajukan institusi," kata Edi. "Dari tahun ke tahun peminat di SMA 1 semakin banyak," katanya lagi.
Tahun 2017 lanjut Edy menjadi tahun kedua sebagai SMA rujukan. Kesembilan sekolah itu meliputi, SMA N 2 Sintang, SMA N 3 Sintang, SMA 4 Sintang, SMA 1 Desain, SMA 1 Tempunak, SMA N 1 Kelam Permai, SMA 1 Binjai, SMA 1 Tebelian dan SMA Panca Setya Sintang.
Kita harapkan tahun ini bisa menjadi motor penggerak bagi sekola-sekolah yang ada di Kabupaten Sintang ini,kata Edy seraya menyampaikan tema kegiatan "to the best in achievement".
Terpisah Asisten III Sekretariat Daerah Sintang Marchus Afen mengatakan Peringatan HUT SMA N 1 Sintang yang dirangkai dengan expo kiranya dapat dijadikan suasana yang kondusif untuk memperlihatkan contoh bagi sekolah lainnya, jadi sekolah pelopor di daerah kita.
"Daya saing daerah kita lemah karena keterbatasan daya inovasi, sebab kita masih monoton dalam gerak kerja. Perlu keterpaduan, kreativitas dan inovasi," tambahnya.
Peningkatan daya ini memerlukan energi, integritas dan kerja bersama antar stakeholder, menurut Afen. Salah satu pihak yang berperan besar adalah sekolah. Sekolah menjadi lahan persemaian benih kreativitas generasi muda
Afen menyampaikan himbauan bahwa motivasi diri merupakan kunci bagi para siswa dengan bentuk implementasi, teruslah belajar. Kepada para guru pemerintah mengharapkan agar dapat semakin menjadi teladan bagi siswa.
"Kepada orang tua murid jadilah mitra yang baik dalam membangun sekolah yang kita cintai bersama ini. Semoga jadi sekolah yang maju dan semakin berkembang,"pungkas Afen. (okt)