Dewan Sampaikan Catatan dan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2018
SINTANG | Sintangpost.com- Setelah melalui proses panjang, akhirnya Laporan Pertangunjawaban (LKPJ) bupati Tahun anggaran 2018 disahkan. Pengesahan tersebut melalui rapat paripurna istimewa yang dipimping wakil ketua DPRD Sintang Terri Ibrahim, Jumat (28/6/2019).
Dalam pengesana tersebut hadir juga bupati Sintang Jarot Winarno, Setda Sintang Yosepha Hansnah, Forkopimda, pimpinan OPD dilinkungan Pemerintah kabupaten Sintang serta angota dewan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Sintang Terri Ibrahim menyampaikan penilaian yang diberikan legistatif kepada eksekutif semata demi penyelenggaraan pemerintah yang baik. Akuntabilitas pemerintahan ditujukan demi kemajuan pembangunan dan rakyat.
Menurutnya LKPj yang sudah disampaikan Bupati dibahas perangkat DPRD. Hasilnya menjadi rumusan rekomendasi yang dituangkan dalam keputusan DPRD. Rekomendasi DPRD, lanjut dia, merupakan wujud apresiasi legislatif terhadap kinerja kepala daerah selama tahun 2015,”katanya.
Sementara itu dalam laporan Badan Angran yang disampaikan juru bicaranya Tuah Manasih sedikitnya ada 6 rekomendasi kepada bupati Sintan pada LKPJ bupati tahun anggaran 2018 yang lalu..
Dalam kesempatan itu Tuah menyampaikan terhadap pokok pikiran dewan yang sudah masuk untuk dapat diakomodir dan direalisasikan di masing-masing OPD.
Selain itu Tuah menyampaikan bahwa perlunya inventarisir aset milik pemerintah baik secara terpilah dan terinci sehingga aset yang ada bisa tertata dengan rapi transparan dan akuntabel.
“Sehingga apabila diperlukan data- data tersebut dapat dengan mudah diperlukan,”jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan dalam penyusunan rencana kegiatan supaya mengusulkan kegiatan yang berskala prioritas sehingga dapat memaksimalkan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan.
“Dengan begitu alokasi anggaran benar- benar tepas sasaran. Sebab penyerapan tidak hanya menghabiskan anggaran namun realisasi anggaran bisa berdampak pada pembangunan bagi masyarakat luas,”imbuhnya.
Kemudian kata Tuah pemerintah diminta untuk memacu pelaksanaan pembangunan fisik, mengingat sering terjadinya penumpukan serapan anggaran setiap tahunnya. Hal tersebut mengakibatkan lambannya serapan anggaran dimasing-masing OPD.
Selain itu lanjutnya DPRD juga meminta kepada pimpinann OPD untuk dapat hadir dalam setiap pembahasan Raperda supaya benar-benar menguasai pokok pikiran permasalahan.
“Selain OPD kita juga kedepan minta supaya dapat menghadirkan para camat sebab pembahasan raperda sangatlah urgen. Jangan hanya minta tambah anggaran tetapi pimpinannya tidak hadir,”tegasnya.
“Inilah catatan dan rekomendasi secara umum yang kami berikan. Kami berharap catatan dan rekomendasi ini menjadi bahan evaluasi dan acuan pihak eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan ke depannya,” pungkasnya.
Sementara itu,Bupati Sintan Jarot Winarno dalam sambutannya mengatakan Pemkab Sintang telah berupaya melakukan pembangunan di berbagai sektor pada tahun 2018, dan pihaknya menyadari bahwa pemerintah menyadari masih terdapat kekurangan.
“Walaupun sudah melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan pada tahun 2018, tetapi masih ada kekurangan semoga di tahun ini bisa diperbaiki,” kata Jarot.
Jarot Juga mengucapkan terimakasih kepada tim Badan Angggaran DPRD serta OPD yang telah menuntaskan LKPJ 2018 yang lalu.
“Semoga apa yang telah kita sepakati bersama bisa memberikan manfaat yang berarti bai pembangunan di Sintang ini, “tutupnya. (okt)