5 Juli Pekan Gawai Dayak di Sintang Siap Digelar
SINTANG | Sintangpost.com- Setelah bertahun-tahun tidak dilaksanakan, Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang dibawah pimpinan Jefray Edward akan melaksanakan Gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sintang yang direncanakan pada 5-10 Juli 2017 di Kompleks GOR Apang Semangai Sintang.
“Pelaksanaan Gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sintang akan kita hidupkan kembali karena mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sintang,”kata Jefray.
Sejauh ini lanjut Jefray pihaknya sudah membentuk panitia pelaksana yang dipimpin oleh Hendrika Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang.
“Dalam gawai Dayak ini kita ingin mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sintang dan dalam beberapa jenis perlombaan nanti ada unsur olahraganya yang banyak dilakukan kaum muda,” katanya.
Menurut Jefray gawai Dayak nanti terbuka untuk umum, masyarakat Kabupaten Sintang dipersilakan terlibat didalamnya seperti ikut memeriahkan dan membuka usaha saat gawai berlangsung.
“Untuk gawai tahun ini kita mempersiapkan berbagai acara. Saya yakin semua komponen masyarakat akan mampu menjaga semangat toleransi, persatuan dan kesatuan di antara keragaman agama, suku dan golongan yang ada,”jelasnya.
Hendrika Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang yang dipilih untuk memimpin kepanitiaan Gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa saat ini Tim Kesekretariatan Panitia setiap hari sedang bekerja keras mempersiapkan administrasi kepanitiaan seperti buku pedoman, undangan, surat menyurat, teknis dan jenis perlombaan.
“kami sudah siapkan 16 jenis perlombaan permainan rakyat jaman dahulu yang bisa diikuti oleh masyarakat umum Kabupaten Sintang. Silakan mendaftar ke panitia ingin mengikuti lomba apa. Kita ingin memperkenalkan dan melestarikan permainan rakyat yang sudah jarang kita mainkan,” terang Hendrika.
Adapun 16 jenis perlombaan tersebut adalah enggrang, pangkak gasing perorangan, group band etnik, melukis perisai, menumbuk padi, busana anak, sastra lisan, memainkan sape, memasak tradisional, menyumpit perorangan dan beregu, memahat, lagu Dayak khusus anakdan dewasa, tari Dayak kreasi, pemilihan bujang dara gawai, menganyam manik, dan menangkap babi.(slh)









Komentar