Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Paroki Keluarga Kudus Pandan

Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katolik di Pandang Oleh Bupati Sintang di Saksikan Uskup Sintang serta Umat Katolik

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang Jarot Winarno Jumat (24/11) kemarin meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Paroki Keluarga Kudus Pandan. Pembangunan gereja umat Kristen Katolik terbesar di Pandan ini juga dihadiri ratusan umat Katolik dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sintang.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan menyampaikan terima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada seluruh umat katolik di Pandan yang selama ini memberikan dukungan dalam pembangunan, khususnya dalam membangun kebersamaan umat beragama di daerah ini.

“Membangun kebersamaan umat beragama sangat penting dalam memberikan pemahaman-pemahaman kepada umat. Melalui ajaran-ajaran agama yang disampaikan, kembali mengingatkan seluruh umat manusia untuk hidup dalam kebersamaan dalam mencapai tujuan hidup,”kata Jarot.

Dengan pembangunan gereja baru ini, diharapkan Jarot, akan semakin membangun kehidupan beragama di daerah ini. Ia yakin pembangunan tempat ibadah ini akan cepat selesai dengan dukungan seluruh umat beragama di Pandan.

dengan akan berkembangnya daerah Pandan ini, maka gereja yang representatif sangat dibutuhkan di kota yang akan tumbuh ini. Ini sejalan dengan umat beragama lain di Sintang juga berlomba-lomba membangun sarana ibadah yang megah dan besar. Kami terus mendorong agar masyarakat kita semakin religius. Mudah-mudahan proses pembangunan gereja bisa berjalan lancar dan bisa selesai sesuai waktu yang sudah direncanakan,”jelas Jarot.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Keluarga Kudus Paroki Pandan Keuskupan Sintang Fransiskus menyampaikan lokasi pembangunan gereja sudah diberkati oleh Bapak Uskup Sintang sehingga kami yakin proses pembangunan gereja akan lancar dan diberkati oleh Tuhan.

“Pembangunan gereja ini memang kebutuhan umat karena letaknya yang strategis, gereja lama sudah tidak layak dan tidak mampu menampung jumlah umat yang terus bertambah dan umat Katolik juga bagian dari warga NKRI yang harus maju dan berkembang,”katanya.

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap menjelaskan dalam konteks kehidupan orang kristiani ada dua gereja yakni gedung dan kita sendiri. Menurutnya gereja hanya satu tempat umat beriman untuk berdoa dan mengungkapkan keimanan. Iman tidak bisa dikurung dalam satu gedung. Tetapi gedung juga diperlukan sebagai wadah menimba dan memperkokoh imannya.

“Kita boleh punya gedung megah dan kokoh tetapi iman juga harus kuat. Gedung tanpa iman bisa saja terjadi tetapi iman tanpa gedung merupakan kesia-siaan.Pembangunan gereja ini rencana yang besar. Gereja yang megah dan indah diharapkan mampu membantu kita semakin khusuk dalam berdoa,” terang Uskup.

“Saya yakin daerah Pandan akan menjadi kota satelit yang akan ramai dan berkembang seiring dengan berfungsinya Bandara Tebelian. Maka kehadiran gereja yang megah dan indah sangat diperlukan,” tambah Uskup. (okt)