Dinsos Sintang Pastikan Program Pasien Gangguan Sakit Jiwa Berlanjut

Sudin

SINTANG | Sintangpost.com- Program berobat pasien gangguan sakit jiwa dipastikan tetap berlanjut. Pasalnya, Program tersebut sepenuhnya dimaksudkan untuk memberi  pelayanan sosial kepada masyarakat.

"Programnya tetap akan berlanjut. Bahkan, tidak ada yang berubah , baik dari pelayanan kita," kata Kepala Dinas Sosial Sintang, A Sudin, kemarin.

Menurutnya pemkab Sintang sudah lama bekerjasama dengan RSJ Singkawang dalam penanganan warga yang mengalami gangguan jiwa. Asal anggota keluarganya melapor, pasti akan dibantu pengiriman berobatnya. Penanganan yang diberikan adalah sampai sembuh.

Ia menambahkan seyogyanya seluruh masalah sosial juga menjadi perhatian Dinsos. Bukan hanya berkenaan mengirim orang warga yang sakit jiwa ke RSJ Singkawang. Pasalnya, banyak persoalan sosial yang kerap timbul ke tengah masyarakat.

Sudin mencontohkan seperti anak punk kini yang mulai banyak muncul di Sintang. Pihaknya bakal menjajaki untuk penanganannya. Misal anak punk itu  berasal dari Sintang atau bukan.

Ia mengatakan, pembinaan  dalam mengatasi persoalan sosial di lingkup masyarakat menjadi sangat penting. Persoalan jangan sampai  muncul yang perlu diupayakan bersama. Fenomena sosial bila sudah muncul ke tengah masyarakat berarti menjadi masalah yang mesti ditangani.

Menurut Sudin begitu pula buat membantu anak tidak mampu untuk sekolah termasuk dalam bagian dari dinas sosial. Bisa saja bantuan diberikan wujudnya seperti dengan memberikan beasiswa. Tentunya berdasar ketentuan-ketentuan yang ada.

Sementara dinas sosial merupakan SKPD baru di lingkungan Pemkab Sintang. Sebelumnya tergabung dengan dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Pemisahan kedua dinas sesuai dengan PP Nomor 10/2016 tentang SOPD.

Karena itu, menurut Sudin, pihaknya kini akan melakukan pembenahan internal, guna mendukung  program yang sudah dicanangkan.

“Kita saat ini masih fokus ke internal dulu. Namun demikian kedepannya kita memfokuskan program ini supaya masyarakat terbantu,”tukasnya (okt)