Hasil Laboratorium PDP Keluar, Jarot : Keduanya Bukan Warga Sintang

Press Release Penanganan Covid-19

SINTANG | SintangPost.com – Pemerintah Kabupaten Sintang menyatakan hingga saat ini tidak ada warga dari Kabupaten Sintang yang positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika press release penanganan Covid-19 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Senin kemarin (30/03/2020).

“Hingga saat ini tidak ada warga Sintang yang positif terinfeksi Covid-19 meskipun ada 315 orag yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP),” tegasnya.

Jarot mengungkapkan sebelumnya ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah diisolasi di RSUD Ade M. Djoen Sintang karena memiliki ciri khusus ditambah lagi baru pulang dari daerah yang sudah terinfeksi Covid-19.

“Ada 2 PDP yaitu PDP 01 dan PDP 02 dan keduanya adalah warga dari Kabupaten lain yang dirujuk ke RSUD Ade M. Djoen Sintang yang merupakan salah satu RS Rujukan penanganan Covid-19,” katanya.

Jarot menyampaikan dari hasil laboratorium Balitbangkes Kemenkes Pusat pada hari Sabtu lalu (28/03/2020) maka PDP 02 terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga masih dalam pengawasan RSUD Ade M. Djoen Sintang. Sementara untuk PDP 02, hasil laboratorium menyatakan negatif Covid-19.

“PDP 01 adalah mahasiswa, perempuan, dan bukan dari Sintang, hasil pemeriksaan laboratoriumnya negatif Covid-19 sehingga hari ini dipulangkan dan dijemput langsung oleh tim medis dari kabupaten yang bersangkutan. Sementara PDP 02, pria berumur 55 tahun, hasilnya positif terinfeksi Covid-19 dan masih dalam ruang perawatan isolasi RSUD Ade M. Djoen meskipun kondisinya stabil dan mampu melakukan aktivitas normal. PDP 02 ini juga bukan dari Kabupaten Sintang,” jelasnya.

Banyaknya ODP yang ada di Kabupaten Sintang, lanjut Jarot, merupakan warga yang baru pulang dari daerah terinfeksi dan kebanyakan merupakan mahasiswa yang mengenyam ilmu di daerah yang terkonfirmasi infeksi Covid-19.

“Banyaknya ODP ini menunjukkan kesadaran dari warga masyarakat. Semua harus memantau dan bisa menjaga diri maupun lingkungan. Lakukan PHBS dan jangan lupa untuk jaga pola makan sehat dan bergizi, berjemur tapi jangan terlalu lama ya,” pungkasnya. (Coe)