Pemdes Diberikan Bimtek

Jangan Terapkan Manajemen Tukang Sate

BIMTEK :Wakil Bupati Sintang Askiman ketika memberikan pengarahan kepada para kepala desa di Gedung Pancasila, Senin (16/5) kemarin.

SINTANG | Sintangpost.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kapasitas Aparatur Pemdes gedung pancasila Sintang, Senin (16/5).

Pada kesempatan itu Wakil bupati Sintang Askiman berpesan agar pemerintahan desa berhati-hati dalam penggunaan anggaran serta tidak menerapkan manajemen tukang sate.

“Jadi saya minta untuk kepada Pemdes untuk merubah pola. Jangan pakai manajemen tukang sate sebab dalam Rencana Kerja Anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RKA APBDes), pembagian urusan itu sudah jelas,”katanya.

Askiman juga menekankan kekompakan bekerja antara Kades, Sekdes dan para Kaur dalam melayani masyarakat desa. Jika sudah terbangun sinergisitas dan kekompakan, maka tugas layani masyarakat akan terasa ringan dan tidak sulit.

“Dana yang dikasi pemerintah untuk desa 1 Miliar tidak mampu dikelola sendiri makanya peran Sekdes dan perangkatnya sangat berpengaruh,”jelas Askiman.

Askiman berharap bimtek Kaur yang digelar pertama kali ini bisa diserap dan dipahami sebagai bekal jalankan tugas di Pemdes. Selaman ini diakui bimtek hanya diberikan kepada Para Kades, Sekdes, dan dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Bimtek ini sangat penting. Para Kaur juga harus dibina sehinga kedepannya tidak terjadi adanya pelanggaran hukum,”jelasnya

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPDes) Ulidal Muhtar mengatakan aparatur Pemdes harus tingkatkan kinerja guna percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Para Kaur Pemdes harus paham tugas dan tanggungjawab melalui peningkatan kemampuan teknis para Kaur.

“Bimtek ini sebagai upaya untuk bantu Kades dalam menjalankan program kedepannya,”ucap Ulidal (okt)