Meriahnya Perayaan Cap Go Meh di Bumi Senentang
SINTANG | Sintangpost.com–Perayaan Cap Go Meh di dibumi senentang berlangsung meriah. Ribuan masyarakat Sintang pun turut serta menyaksikan perayaan Cap Go Meh yang merupakan tradisi pada hari penghujung perayaan imlek pada hari ke-15 itu.
Bupati Sintang Jarot Winarno beserta forkopinda yang hadir pada
perayaan Cap Go Meh yang di gelar di Lapangan Dragon Kabupaten Sintang, Jumat (2/3) lalu.
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengharapkan dengan perayaan ini dapat membuat silaturahmi antar suku dan agama semakin erat. Tak hanya itu, Bupati Sintang juga berharap tahun ini akan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang dan atas nama pribadi saya ucapkan selamat tahun baru Imlek 2569 dan selamat melaksanakan kegiatan perayaan Cap Go Meh, semoga ditahun ini dapat memberikan kesehatan, kesejahteraan bagi kita semua apalagi kita memasuki tahun shio anjing darat yang dimana kita harus lebih bersemangat lagi untuk kedepannya,” ujarnya.
Jarot juga mengapresiasi adanya pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Sintang yang menunjukkan tingginya tingkat toleransi antar suku maupun agama yang tentunya tak terlepas dari keinginan untuk melestarikan budaya.
“Dilihat dari beberapa pertunjukkan dari beberapa etnis, terlihat jelas keinginan untuk melestarikan budaya dan mengedepankan silaturahmi yang baik tanpa memandang SARA karena silaturahmi yang baik adalah modal sosial kita untuk membangun Kabupaten Sintang yang kita cintai ini,” ucapnya.
Hal yang serupa juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman. Ia mengapresiasi adanya pagelaran budaya multi etnis yang dilakukan pada perayaan Cap Go Meh tahun 2018 ini.
“Jadi di Sintang bermacam ragam agama suku bangsa, itu tidak menjadikan sebuah perbedaan. Keberagaman budaya inilah merupakan aset yang mampu membawa kita menjadi kaya akan budaya dan istiadat sehinggalah patut kita jaga dan lestarikan untuk di Kabupaten Sintang,” tuturnya.
Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh, Hermanto Aci mengatakan tema yang diangkat pada perayaan Cap Go Meh tahun 2018 ini adalah “Pelangi Budaya Merajut Nusantara”. Tujuan dari pelaksanaan Cap Go Meh ini adalah untuk menjalin kebersamaan ditengah keberagaman.
“Kegiatan ini digelar untuk saling merajut budaya dan adat istiadat untuk menjadikan kebhinekaan dan persatuan dalam mencapai tujuan untuk menjalin toleransi beragama dan berbudaya di Kabupaten Sintang,” tukasnya. (Yul)