Pemkab Sintang Peringati Isra ĎMiíraj di Sungai Pukat

Periatan Isra Miraj di Sungai Pukat

SINTANG | Sintangpost.com- Makna Isra Mi'raj bagi umat islam adalah sebuah perintah agar melaksanakan sholat lima waktu. Silaturahmi seperti ini sangat baik diyakini akan membuat kita sehat dan berumur panjang. Demikian disampaikan Bupati Sintang H. Jarot Winarno saat menghadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Darussalam SKPG SP 8 Desa Sungai Pukat Kecamatan Kelam Permai pada Jumat 28 April 2017.

‚ÄúSaya melihat rumah masyarakat Desa Sungai Pukat sudah bagus. Kebun karet juga terpelihara dengan baik meskipun harga karet sedang turun. Soal jalan desa Sungai Pukat, saya hanya bisa bantu memperbaiki lubang dan jalan yang bergelombang saja mengingat anggaran kita juga sedang sulit‚ÄĚ terang Bupati Sintang.

Fahmi Kurniawan Ketua Panitia Isra Mi'raj Masjid Darussalam SKPG SP 8 Desa Sungai Pukat menyampaikan bahwa¬† Peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW untuk merenungkan dan menghayati makna Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. ‚Äúmelalui Peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam rangka mencetak generasi yang berakhlaqul Karimah‚ÄĚ harap Fahmi Kurniawan.

Mamat S Kepala Desa Sungai Pukat menyampaikan kehadiran masyarakat dari pulau Jawa dalam program transmigrasi pada tahun 1982 hingga kini telah membawa perubahan menjadi arah yang lebih baik. ‚ÄúNamun kami mengharapkan agar kehadiran bupati sintang ke desa sungai pukat bisa membawa perubahan perbaikan jalan menuju desa kami menjadi lebih baik. Dengan melihat langsung kondisi jalan, maka kami mengharapkan¬† Bupati Sintang bisa akan segera memperbaiki jalan desa di wilayah kita‚ÄĚ harap Mamat S

Ustad Slamet Turmuji yang juga Ketua Pengurus Daerah Muhammadyah Kabupaten Sintang dalam tausyiahnya mengajak supaya masyarakat bisa terus bersyukur atas segala rezeki yang sudah diterima. “Harga karet boleh turun, tetapi kita harus tetap bersyukur, supaya setiap pagi kita tetap iklas pergi menoreh karet.

Manusia itu satu, tetapi keyakinan, pengetahuan dan latarbelakangnya yang membuat manusia berbeda satu dengan yang lainnya. Dan perbedaan itu tidak harus disatukan. Perbedaan itu sunatullah. Dalam konteks kemanusiaan kita, semua agama sepakat kita berasal dari satu nenek moyang yakni adam dan hawa. Perbedaan yang ada supaya kita saling memahami, berinteraksi, dan bersama supaya kita menjadi lebih baik‚ÄĚ terang Ustad Slamet Turmuji.

‚ÄúPeristiwa Isra Mi'raj merupakan sebuah peristiwa sarat ilmu pengetahuan dan pembelajaran. Kita siapkan diri dengan ilmu pengetahuan supaya siap menghadapi perbedaan yang ada di masyarakat‚ÄĚ tambah Ustad Slamet Turmuji. Dalam kunjungan ke Sungai Pukat, Bupati Sintang didampingi tiga anggota DPRD Sintang Florentinus Roni, Syahroni dan Kusnadi. (okt)