Peringati KORPRI ke-49, Ini Pesan Pjs Bupati Sintang
SINTANG | SintangPost.com – Jiwa Korps Pegawai Negri Republik Indonesia (KORPRI) harus mampu mewujudkan ASN yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa. Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat Sementara Bupati Sintang, Florentinus Anum memimpin langsung apel peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-49 di halaman Kantor Bupati Sintang, Senin kemarin (30/11/2020).
Florentinus Anum mengatakan jiwa KORPRI ini harus terus dijaga meskipun dalamsituasipoitik yang sedang dalam suasana politik yang sedang memanas seperti saat ini karena adanya Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar serentak pada tanggal 9 Desember mendatang.
“KORPRI bukanlah organisasi politik namun organisasi kedinasan yang berfokus pada penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan target dan tujuan dari pemerintah, apakah sudah terwujud dengan baik,” ucapnya.
Untuk itu, Florentinus Anum meminta kepada seluruh anggota KORPRI untuk tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dengan tidak terlibat politik praktis terlebih musim politik seperti ini.
“Ayo kita semua fokus untuk mencapai tujuan bernegara karena pengadian setiap anggota KORPRI merupakan tegak lurus terhadap bangsa dan bernegara,” katanya.
Florentinus Anum menyampaikan KORPRI yang tersebar di seluruh Indonesia harus mampu menjaga garda depan dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa dengan terus menggaungkan dan membangun kesadaran bahwa kita adalah bangsa yang besar.
“Sebagai bangsa pemenang. seluruh anggota korpri harus mampu menebarkan optimisme dalam setiap gerak dan langkahnya,” pungkasnya.
Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat KORPRI, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan. KORPRI yang didirikan pada tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971, yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia. Selama Orde Baru, KORPRI dijadikan alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa waktu itu. Namun sejak era reformasi, KORPRI berubah menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu. (Uli)









Komentar