Peringkat Pertama, Kabupaten Sintang Borong 8 Aksi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2020
SINTANG | SintangPost.com – Kabupaten Sintang mendapatkan peringkat pertama pada Laporan Hasil Kegiatan Penilaian Kinerja Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2020.
Duta Stunting Kabupaten Sintang yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus Ada delapan aksi yang dinilai oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yakni diagnosis stunting, rencana aksi konvergensi, rembuk stunting, peraturan bupati/walikota tentang peran desa, pembinaan kader pembangunan manusia, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi data stunting, dan review kinerja tahunan.
“Tahun lalu, dari 8 aksi, 7 aksi kita yang pemegang utama. Kalau tahun 2020 ini, hanya ada 5 kabupaten yang ikut dan Kabupaten Sintang sapu bersih semuanya. Sintang memang komit soal pencegahan dan penurunan stunting dan kita mampu menyajikan sesuatu yang berbeda,” ujarnya, Jumat (23/10/2020).
Kartiyus menyampaikan salah satu unggulan Kabupaten Sintang adalah sudah mempunyai Peraturan Bupati Sintang tentang Desa ODF dan telah diturunkan menjadi Peraturan DesA. Tak hanya itu, lintas OPD juga bergerak sama dalam mencegah dan menurukna angka stunting yang ada di Kabupaten Sintang.
“Karena ini adalah tahun kedua, jadi kita lebih baik lagi karena sudah ada pengalaman di tahun lalu. Tahun 2018, angka stunting masih 44 persen kalau 2020 hanya 32 persen. Kita terus bergerak dan bertindak agar stunting di Kabupaten Sintang dapat lebih diminimalisir,” katanya.
Sekretaris Daerah, Yosepha Hasnah mengatakan keberhasilan yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Sintang adalah hasil kerja keras semua OPD di Lingkungan Kabupaten Sintang. Untuk itu, ia berharap agar kedepannya semua OPD dapat lebih konsen dan serius dalam program penurunan dan mengantisipasi stunting di Kabupaten Sintang.
“Stunting adalah permasalahan serius yang memang harus mendapoatkan perhatian khusus. Penurunan angka stunting sangat signifikan, yanga rtinya semua memang bergerak solid dalam mengatasi permasalahan ini,” pungkasnya. (Uli)









Komentar