Pjs Sintang Belum Terima Laporan Terkait Anggota Polisi Yang Terpapar Covid-19

Florentinus Anum (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan 9 kasus baru di Kabupaten Sintang dan 8 kasus konfirmasi Covid-19 di Melawi adalah satu kluster yang saling berhubungan.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang mengenai kluster baru yang diperiksa dan ditangani oleh OPD tersebut.

“Sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan mengenai kasus baru ini berasal dari kluster mana,” ujarnya, Rabu (07/11/2020).

Mengenai pernyataan Kepala Dinas Melawi, Ahmad Jahawir yang pada Senin lalu mengumumkan ada 10 kasus terkonfirmasi dari kluster Polres Melawi yang semuanya telah dirawat secara intensif, Anum mengatakan dirinya belum mendapatkan laporan mengenai adanya anggota polisi yang terpapar Covid-19.

“Mungkin karena masih dalam tahap pemeriksaan jadi Dinas Kesehatan belum menyampaikan hasilnya. Nanti jika sudah ada laporan dari Dinas Kesehatan baru akan kita sampaikan ya,” katanya.

Florentinus Anum berharap masyarakat tidak memberikan stigma pada siapapun yang terpapar Covid-19.

“Covid-19 bukanlah aib, apalagi bagi mereka yang selalu berjuang untuk satu sama lain,” katanya.

Florentinus Anum juga meminta kepada masayrakat untuktidak meremehkan dan terus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak satu sama lain serta menjaga imun tubuh untuk tetap stabil.

“Ayo kita kalahkan Covid-19 ini dengan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Tetap berpikiran positif dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (Uli)