Resmikan Ponpes Baitul Qur’an, Jarot : Bukti Nyata Keikutsertaan Peningkatan Religiusitas

Peresmian Pondok Pesantren Baitul Qur’an (Foto : Prokopim)

SINTANG | SintangPost.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan Pondok Pesantren Baitul Qur’an di Dusun Nenak Tembulan, Desa Mertiguna, Kecamatan Sintang, Minggu (24/01/2021).

Pada kesempatan ini, Jarot Winarno mengaku bangga dan mengapresiasi dengan adanya Pondok Pesantren Baitul Qur’an. Terlebih lagi, Pemerintah Kabupaten Sintang memiliki tujuan untuk terus meningkatkan religiusitas umat beragama.

“Semangat umat dalam membangun sarana ibadah dan belajar sangat besar, ini yang harus diapresiasi,” ucapnya.

Jarot Winarno mengatakan adanya Pondok Pesantren Baitul Qur’an adalah bukti kuat bahwa seluruh elemen masyarakat mendukung dan turut andil dalam membantu pemerintah meningkatkan regiliusitas masyarakat khususnya generasi muda.

“Bagaimana pintar diiringi dengan akhlak mulia, salah satunya bisa dilakukan di Pondok Pesantren atau sekolah berasrama lainnya, tentu tak lepas dari perhatian orang tua,” katanya.

Adanya Pondok Pesantren ini, Bupati Sintang berharap para santri yang ada dapat mewakili kontigen Kabupaten Sintang di tingkat MTQ Provinsi Kalimantan Barat yang nantinya akan digelar di Sintang pada November 2021 mendatang.

“Untuk saat ini, LPTQ Kabupaten Sintang sudah bekerjasama dengan sejumlah Ponpes untuk menyiapkan santri yang nantinya akan mewakil Kabupaten Sintang,” tuturnya.

"Saya sangat menyambut baik saat ini LPTQ Kabupaten Sintang sudah bekerjasama dengan sejumlah ponpes untuk menyiapkan santri-santri yang nantikan akan mewakili Kabupaten Sintang di MTQ Provinsi bahkan sampai tingkat nasional"tutup Jarot.

Pengasuh Ponpes Baitul Qur’an, Ustadz Ghufron menyampaikan Ponpes ini diibuka dengan niatan membantu masyarakat yang ingin belajar ilmu dunia dan juga ilmu akhirat. Sistem yang digunakan juga bukan penuh mondok, tapi menyediakan waktu bagi siapa saja yang ingin belajar agama.

“Konsentrasi materi pelajaran saat ini masih fokus pada Al Qur'an. Kedepan rencanakan juga akan diajarkan kitab kuning untuk para santrinya,” pungkasnya. (Coe)