Pemkab Sintang Rapatkan Barisan
100 Tamu dari Malaysia dan Brunei Darusalam Segera Kunjungi Sintang
SINTANG | Sintangpost.com-Kabupaten Sintang akan kedatangan 100 wisatawan asal Serawak, Sabah dan Brunai Darussalam pada Sabtu, 28 Januari 2017 mendatang. Untuk menyambut kedatangan wisatawan tersebut, Pemkab Sintang melaksanakan rapat membahas persiapan penyambutan tersebut. Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Kamis, 19 Januari 2017 tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Yosepha Hasnah.
Yosepha Hasnah menjelaskan bahwa kedatangan 100 orang wisatawan tersebut dilaksanakan dalam sebuah acara Danau Sentarum-Kapuas River Cruise Adventure Tahun 2017. “rombongan wisatawan ini akan berangkat dari Semitau Kabupaten Kapuas Hulu menuju Sintang. Mereka akan singgah di Sintang, untuk itu kita harus menyambut mereka dan mengajak mereka berkeliling ke beberapa tempat wisata sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju Sekadau” terang Yosepha Hasnah membuka rapat.
Pelaksana Tugas Kadis Poraparekraf Syarifudin menyampaikan rombongan akan menyusuri Sungai Kapuas menggunakan motor bandong berangkat Semitau dan akan singgah di Sintang, Sekadau, Sanggau dan berakhir di Pontianak.
“mereka akan berangkat pada 27 Januari 2017 dari Semitau sekitar pukul 23.50 WIB. Dan akan tiba di Sintang pada 28 Januari 2017 sektar jam 06.00 WIB, dan akan kita sambut. Rencananya mereka akan keliling ke Museum Kapuas Raya, Galeri Motor Bandung dan Rumah Panjang Yayasan Kobus,"kata Syarifudin.
Nur Ahmadi Kabid Pariwisata menyarankan agar tamu disambut dengan meriah. “saya sarankan agar Sintang Fishing Club menyambut tamu tersebut di tengah sungai dengan meriah. Karena tamu merupakan warga negara asing, maka kita akan minta Polres Sintang untuk pengamanan dan pengawalan” terang Nur Ahmadi
Zainudin dari Sintang Fishing Club mendukung jika SFC akan menyambut tamu di Sungai Kapuas. “namun kami mengeluhkan keberadaan para penambang emas di sepanjang sungai kapuas karena akan merusak pemandangan, apalagi tamu kita berasal dari luar negeri” keluh Zainudin.
Yasser Arafat Kabag Tapem yang juga anggota SFC menyarankan agar SFC mengerahkan seluruh armada SFC yang ada untuk menggiring dan mendampingi motor bandong yang membawa rombongan merapat ke Saka Tiga. “saya sarankan titik penyambutan oleh SFC di Kebiau saja supaya lebih dekat” saran Yasser Arafat
Alfons Mentang dari SFC dan pemilik lanting Saka Tiga siap mendukung jika akan dsambut di Saka Tiga karena lokasinya tidak terpengaruh dengan debit air. “Kami siap mendukung dan menjadi tempat menerima tamu. Kami akan siapkan welcome drink dan pihak Polisi Air juga harus kita libatkan dalam kegiatan ini” terang Alfons Mentang.
Siti Musrikah Kabid Kebudayaan Diknasbud menyarankan karena kedatangan mereka bertepatan dengan tahun baru imlek bisa dicoba koordinasikan supaya bisa disambut dengan barongsai.
Dedi Wahyudi dari WWF Sintang menyarankan supaya Sintang mengusung ikon Sintang asli. “misalkan disajikan minuman hasil kerajinan masyarakat Sintang dan saat makan siang bisa ditayangkan profil pariwisata yang ada” saran Dedi Wahyudi.(slh)









Komentar