Tanpa Pawai Naga dan Tatung, Jarot Janji Berikan Kado Saat Imlek
SINTANG | SintangPost.com – Pemerintah Kabupaten Sintang akan menyediakan kado Imlek 2572 Kongzili bagi masyarakat Tionghwa. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menggelar Coffe Morning di Command Center, Senin(01/02/2021).
“Saya minta kado tersebut sudah matang dipersiapkan sebelum tanggal 12 Februari mendatang, hari H perayaan Imlek 2572,” ujar Jarot Winarno.
Jarot Winarno menyampaikan pihaknya akan mengeluarkan Surat Edaran terkait pelaksanaan Imlek 2572 yang tak lagi dirayakan oleh masyarakat Tionghwa baik itu terkait pembatasan kerumunan maupun hal lainnya.
“Saya setuju, jika di Pasar Tengah Sungai Durian dipasang lampion sebanyak mungkin karena memang mayoritas di daerah tersebut merayakan Imlek. Ini menandakan kerukunan dalam menghormati keberagaman yang ada. Menyalakan kembang api pun tak apa kalau di depan rumah masing-masing, yang tak boleh itu petasan,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Sintang, Syarif Yasser Arafat menyampaikan hasil ramah tamah dengan tokoh masyarakat di Balai Kemitraan Polres Sintang pada Jumat lalu (29/01/2021) terkait pelaksanaan perayaan Imlek 2572 yang akan digelar pada tanggal 12 Februari mendatang.
“Kami sepakat dan mendukung agar perayaan Imlek 2572 maupun Cap Go Meh ini tidak membuat kerumunan baru. Hal itu dilakukan sebagai upaya membantu Pemerintah Kabupaten Sintang dalam menekan angka penyebaran COVID-19,” tuturnya.
Yasser Arafat mengungkapkan ada tiga Klenteng yang menjadi pusat ibadah utama saat pelaksanaan Imlek 2572 dan Cap Go Meh mendatang. Sementara untuk ritual ibadah lainnya yang bisa membuat kerumunan akan ditiadakan demi kemashlatan bersama.
“Untuk pawai naga, barongsai dan atraksi tatung ditiadakan. Mengenai pemasangan lampion, kami rasa masyarakat Tionghwa sudah memahami adanya Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 13 Tahun 2017 yang melarang pemasangan atribut di fasilitas umum, pertamanan dan pohon pelindung,” pungkasnya. (Coe)









Komentar