Wakil Bupati Buka Workshop Tata Ruang Kawasan Lingkar Saran

Wakil Bupati Sintang Membuka Tata Ruang Kawasan Lingkar Saran Kecamatan Tempunak di Balai Praja

SINTANG | Sintangpost.com- Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka workshop tata ruang dan rencana pengelolaan kawasan lingkar saran kecamatan tempunak Kabupaten Sintang, pada hari Kamis (9/11/2017) bertempat di Balai Ruai, Kompleks Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang.

Pada acara Workshop tata ruang dan rencana pengelolaan kawasan lingkar saran Wakil Bupati Sintang Askiman mengatakan, berdasarkan Hasil kajian yang sudah dilakukan tersebut pihaknnya menilai sangat bermanfaat bagi pemkab Sintang, termasuk bofara tentang tata ruang, sebagai pengakuan hak adat dan kawasan hak adat , yang menjadi harapan kita semua.

Menurut Wakil Bupati Sintang Askiman, namun perlu diketahui untuk merubah perda tentang tata ruang tidak gampang, harus melalui proses pengajuan ke Pusat.

Namun Pemerintah Kabupaten sintang akan tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat tentang tata kelola kawasan lingkar saran di kecamatan tempunak Kabupaten Sintang, tersebut. Dan Pemkab Sintang juga akan memberikan satu dukungan luar biasa dalam rencana ini , karena akan memberikan kontribusi yang nyata dan optimal bagi pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Selain itu, Wakil Bupati sintang Askiman , dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan beberapa pesan serta ucapkan terimakasih kepada Keliling Kumang Grub (KKG), sebagai mitra pembangunan di kabupaten Sintang dapat berlanjut. Termasuk Tim gabungan Untan dan UPB yang telah melakukan kajian akademik dan pemetaan secara partisipatif.

Sementara itu, menurut Direkting Keling Kumang Grub Yohanes, Workshop ini dilaksanaka, mengingat kawasan lingkar saran ini mencakup 8 desa, dan 8 desa tersebut sudah melakukan pemetaan secara partisipasif dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Namun dari jumlah 8 desa tersebut ada 1 desa yang sudah melakukan pemetaan sejak tahun lalu, dimana masyarakat terjun secara langsung kelapangan guna musyawarah mengenai tapal batas lingkar saran dan sudah selesai dilakukan pada 8 desa.

Menurut Yohanes , data rencana pengelolaan kawasan lingkar saran di kecamatan tempunak Kabupaten Sintang, tersebut sudah ada, diantaranya beberapa luas hutan pekarangan, lahan sekunder, hutan primer termasuk luas sawah , dan sudah dilakukan kajian akademik oleh Untan dan UPB sebagai hutan adat.

Dengan adanya kajian akademik hutan adat yang sudah tersebut Yohanes berharap secepatnya dapat ditindak lanjuti Pemerintah Daerah , sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan lingkar saran kecamatan tempunak Kabupaten Sintang.(rls)