59 Rumah di Kayan Hanyut Diterjang Banjir

Bupati Sintang turun langsung memantau tinggi muka air (Foto : Anwar)

SINTANG | SintangPost.com - Meningkatnya tinggi muka air sejak kurang lebih lima hari terakhir ini sedikitnya sudah menghanyutkan 59 rumah. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno usai menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (14/07/2020).

“Saat ini, data kita ada 59 rumah yang hanyut karena musibah banjir ini. Akan tetapi, bajir ini masih saja berlangsung di beberapa tempat, jadi masih belum semua terdata, diperkirakan malah bertambah,” ucapnya.

Jarot Winarno menyampaikan sebaran musibah banjir yang cukup parah terjadi di empat kecamatan yaitu Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Kayan Hulu, Kecamatan Serawai, dan Kecamatan Ambalau.

“Ada 8.113 rumah yang terdampak banjir dan ada beberapa jembatan yang putus termasuk jembatan gantung di Desa Lintang Tambuk, Kecamatan Kayan Hulu. Ini harus kita pulihkan bagaimanapun juga,” ujarnya.

Menghadapi musibah banjir seperti ini, lanjut Jarot Winarno, Pemerintah Kabupaten Sintang mengeluarkan SK Tanggap Darurat Bencana Batingsor (Banjir, Angin Putting Beliung dan Tanah Longsor).

“Kita juga menjalin kerjasama dengan TNI Polri dan juga para relawan serta terus berkoordinasi dengan forkompimcam untuk mendapatkan data dan kondisi terupdate musibah ini,” katanya.

Jarot Winarno menyampaikan mengenai suplai sembako, Dinas Sosial Kabupaten Sintang difasilitasi oleh Forkompimcam untuk berkoordinasi dengan toko sembako setempat sehingga bisa segera menyalurkan sembako ke warga yang terdampak banjir.

“Kendala tentu kita temukan seperti toko sembako yang ada disana ternyata tidak memadai sehingga tidak mampu menyuplai. Tapi kemarin Wabup Sintang sudah turun langsung ke Kayan Hilir dan Kayan Hulu dengan membawa bantuan sembako,” pungkasnya. (Uli)