Beberkan Sejarah, LPTQ Kalbar Launching Buku Tepat Saat Pembukaan MTQ ke-XXIX

Launching Buku Sejarah LPTQ Kalbar. (Foto : Prokopim Sintang)

SINTANG | SintangPost.com – Provinsi Kalimantan Barat pernah menorehkan tinta emas dalam ajang MTQ dan STQ Tingkat Nasional sejak 1970-an hingga 1980-an. Dimasa itu, Kalimantan Barat sangat diperhitungkan dari beberapa cabang lomba di tingkat nasional. Namun sayang itu hanya sejarah dan sebuah cerita yang saat ini hanya dapat didengar saja.

Setelah 30 tahun berlalu, barulah pada STQ Nasional tahun 2019, Kalimantan Barat memperoleh juara dari cabang Hifzil Quran dan Tilawah bahkan mampu menduduki peringkat 5 besar nasional, sebuah kebanggaan sekaligus mengembalikan LPTQ Kalimantan Barat.

Agar tak lagi hanya menjadi cerita mulut ke mulut, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat menyusun dan menyelesaikan Buku Sejarah LPTQ Provinsi Kalimantan Barat serta dilaunching langung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bertepatan saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Stadion Baning Sintangf, Sabtu malam (11/12/2021).

Gubernur Kalimantan Barat menyambut baik adanya buku sejarah LPTQ Provinsi Kalimantan Barat. Ia berharap hadirnya buku tersebut mampu menggugah dan menyadarkan pembaca akan pentingnya sebuah sejarah.

“Sejarah adalah hal yang bisa membuat kita memotivasi diri. Jadi, saya harap tentunya kita tidak lagi melupakan dan membiarkan kepingan sejarah penting hilang begitu saja tergerus perkembangan jaman,” ucapnya.

Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol (Purn), Andi Musa mengungkapkan bahwa buku ini disusun dan diterbitkan dalam rangka mendokumentasikan dan mempublikasaikan sejarah perjalanan LPTQ Provinsi Kalimantan Barat dari sejak dibentuk hingga saat ini.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada tim penulis buku ini yang mampu menyelesaikannya dengan baik. Terimakasih juga untuk para semua tokoh, narasumber serta pengurus LPTQ Kalbar yang telah memberikan masukan dan saran kepada tim penulis sehingga bahan yang diperlukan dapat dilengkapi,” katanya.

Penulis Buku Sejarah LPTQ Kalimantan Barat, Eka Wijaya Putra Utama menuturkan buku ini mencatat dan membuktikan adanya kontribusi pemerintah daerah dan beberapa pihak terkait dalam penyelenggaraan MTQ.

Eka Wijaya Putra Utama Penulis Buku Sejarah LPTQ Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan bahwa buku ini hadir untuk menggambarkan sejarah perjalanan LPTQ Kalimantan Barat yang sudah banyak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dalam penyelenggaraan MTQ.

“Proses penulisan buku ini mendapatkan banyak sekali dukungan dari berbagai pihak utamanya dari LPTQ Kalbar dan pelaku sejarahnya. Walaupun ada juga hambatan pada pengumpulan dokumen, arsip, dan informasi yang sesuai. Namun dengan semangat yang tinggi, penulisan buku ini dapat diselesaikan. Terima kasih atas kerjasama semua narasumber. Penuh harapan buku ini menjadi bahan bacaan sejarah yang bermanfaat bagi para pembacanya,” pungkasnya. (Uli)