Kirab Merah Putih Kapuas Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-75

Kirab Merah Putih Kapuas (Foto : Lingka)

SINTANG | SintangPost.com – Meriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Repubik Indonesia, Kodim 1205/Sintang menggelar Kirab Merah Putih di Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

Sebanyak 75 alat transportasi air digunakan untuk pelaksanaan Kirab Merah Putih dengan jarak tempuh sekitar 3.78 Kilometer dan perkiraan durasi perjalanan sekitar 45 menit.

Ribuan masyarakat terlihat disepanjang bantaran sungai Kapuas dan Melawi untuk melihat secara langsung kemeriahan Kirab Merah Putih yang baru pertama kali ini digelar di Kabupaten Sintang.

Komandan Kodim 1205/Stg, Letkol Infanteri Eko Bintara Saktiawan mengungkapkan Kirab Bendera Merah Putih ini dilakukan sebagai bentuk terimakasih pada para pejuang yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI.

“Ini adalah rasa syukur yang dapat kita lakukan dan juga rasa terimakasih atas perjuangan paras pejuang demi kemerdekaan RI,” ucapnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengapresiasi atas kegiatan yang digelar Kodim 1205/Stg sebagai upaya mengisi kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-75.

“Tahun lalu, kita mengibarkan bendera di Pucak Bukit Kelam, tahun ini kita gelar Kirab Bendera Merah Putih di Sungai Kapuas dan Sungai Melawi yang mana semuanya ini adalah objek wisata khas dari Kabupaten Sintang,” katanya.

Sementara itu, Nia, salah satu warga yang melihat langsung pelaksanaan Kirab Merah Putih tersebut mengaku menyukai dengan pelaksaan kegiatan tersebut mengingat adanya pandemi Covid-19 ini membuat sejumah kegiatan dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Anggap saja ini pengganti karnaval yang biasanya dilakukan setiap tahunnya, hanya saja ini dilakukan dengan menggunakan alat transportasi air," katanya.

Nia mengharapkan kegiatan ini dapat terus dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan sejumlah alat transportasi air yang saat ini sudah tak lagi sering digunakan masyarakat karena adanya kendaraan bermotor lainnya.

"Konsepnya sudah bagus, lebih bagus lagi kalau dibuat seperti karnaval memang, jadi tidak hanya sekedar jalan saja, tapi orang yang mengikuti di kapal tersebut juga menggunakan pakaian adat, pasti keren," pungkasnya. (Uli)