Sejumlah Kios di PKP Mujahiddin Sintang Kembali Dilahap Si Jago Merah

SINTANG | SintangPost.com - Si jago merah kembali melahap bangunan di Jalan PKP Mujahiddin Sintang, pagi ini, Minggu (09/08/2020).

Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi pukul 08.13 WIB dan dengan cepat meruntuhkan belasan kios yang bermaterial kayu tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Sintang, Yudius mengungkapkan diperkirakan ada 9 kios yang hangus terbakar pada peristiwa kebakaran pagi ini.

"Untuk data sementara ada 9 kios yang terbakar. Kita masih berupaya memadamkan api dan menjaga agar api tidak menjalar ke bangunan yang lain," ucapnya.

Mengenai sumber api, lanjut Yudius, pihaknya mendapatkan informasi sementara bahwa api berasal dari salah satu rumah makan yang ada di wilayah tersebut.

"Kalau penyebab pastinya belum  disimpulkan, itu wewenang dari pihak kepolisian, kita fokus pada pemadaman saja," ujarnya.

Yudius menyampaikan Damkar Sintang menurunkan 7 Unit mobil Damkar dan 50 personil untuk memadamkan dan mengantisiasi agar api tidak menjalar di bangunan yang lain.

"Kami juga dibantu oleh Busera Sintang untuk pemadaman. TNI dan Polri untuk pengamanan TKP," katanya.

Pada kesempatan ini, Yudius juga berharap pihak berwenang dapat segera menyelidiki penyebab dari peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sintang.

"Ini atensi kita, mengapa kebakaran selalu terjadi hari Minggu, maka kami minta usut tuntas karena sela ini kami tidak mengetahui apakah ini terjadi karena human error atau karena faktor lain," tuturnya.

Ketua Umum Busera Sintang, Hendromo menyampaikan pihaknya menurunkan 2 unit mobil tangki dan 1 unit mobil L300 untuk logistik.

"Kita mendapatkan informasi dari grup Damkar sekitar pukul 08.16 WIB dan langsung mendatangi TKP Ada 15 personil yang kita turunkan untuk membantu memadamkan api ini," ucapnya.

Hendromo mengatakan Busera Sintang berupaya membantu pemadaman dan memblok agar api tidak menjalar ke bangunan yang lain.

"Tidak ada kendala berarti, kami semua bekerja sama agar apa segera dipadamkan," pungkasnya. (Uli)