14 Raperda Siap Dibahas, DPRD Sintang Gelar Rapat Paripurna

DPRD Sintang Menggelar Rapat Paripurna Prolegda 2018 di Pimping Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward

SINTANG | Sintangpost.com- Penyampaian penjelasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, terkait Satu rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dilakukan dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Sintang, Senin (12/3) kemarin.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward dan dihadiri Bupati Sintang Jarot Winarno dan wakil Bupati Sintang Askiman bersama jajaran forkorpimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sintang.

Adapun sejumlah raperda yang akan dibahas meliputi raperda tentang penyalahgunaan narkotika, tentang perpustakaan, penataan desa, kawasan strategis kabupaten Sintang, tentang kesbangpol, tentang penanggulangan bencana, retribusi umum, pertanggungjawaban daerah, belanja daerah, dan RAPBD 2019. Kemudian raperda usulan dewan, tentang perlindungan dan pelestarian alam.

Ketua DPRD Sintang Jefray Edward mengatakan penyampaian dalam paripurna merupakan pembentukan tahap awal agar produk hukum yang dihasilkan terencana dan sistematis. Kemudian yang disepakati akan memenuhi aspek keadilan, skala prioritas, dan unsur budaya masyarakat.

Jefray mengatakan usulan raperda yang sudah disampaikan akan dibahas bersama antara legislatif dan eksekutif. Sebelum kemudian diputuskan untuk menjadi peraturan daerah (perda), yang disepakati dewan dan pemerintah.

Menurutnya legislatif tentu akan secara serius dalam membahas raperda yang sudah diusulkan. Terutama yang menyangkut kepentingan daerah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pihaknya akan mendengar masukan serta aspirasi masyarakat, karena produk hukum dihasilkan pasti berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dewan, unsur pimpinan dan seluruh fraksi atas Program Legislasi Daerah tahun 2018 yang akan dibahas bersama-sama.

Menurutnya, Prolegda 2018 dianggap penting dan strategis dalam rangka mendukung percepatan proses pembangunan Sintang ke depan.

"Harapan kita raperda ini bisa secepatnya disahkan menjadi Perda (Peraturan Daerah) sehingga bisa berdampak terhadap pembangunan di bumi Senentang ini,"tukasnya. (okt)