Maksimalkan DD, Ronny Ingatkan Jangan Ada Penyelewengan
SINTANG | SintangPost.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Florensius Ronny berharap seluruh desa dapat memaksimalkan pelayanan masyarakat meskipun saat ini keterbatasan anggaran masih menjadi polemik tersendiri.
Ronny mengungkapkan saat ini pemerintah pusat memberikan pattokan penggunaan dana desa yaitu 40 persen untuk BLT-DD, 60 persen dapat dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat desa dengan rincian 20 persen ketahanan pangan dan hewani, 8 persen untuk mendukung kegiatan penanganan COVID-19 seperti percepatan dan sosialisasi vaksinasi dan 32 persen untuk program prioritas hasil musyawarah desa.
“Fokus penggunaan dana desa tahun 2022 ini yaitu penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 40 persen. Itu artinya kita diajak untuk fokus pada penyelesaian kemiskinan di desa yang mengalami peningkatan karena Covid. Ini harus dilakukan sebaik mungkin dan tepat sasaran,” ucapnya.
Sementara untuk 20 persen dari anggaran Dana Desa digunakan untuk ketahanan pangan dan hewani, Rony berharap Desa mampu mengelola dengan baik dan tidak ada penyelewengan sehingga tujuan pengalokasian dapat tercapai dan juga akan berdampak baik bagi sejumlah masyarakat.
“Jika anggaran 20 persen untuk ketahanan pangan dan hewani ini digunakan maka tentunya akan memberikan dampak baik bagi masyarakat, tak hanya dibidang ekonomi namun juga dibidang kesehatan bahkan bisa meminimalisir terjadinya stunting,” katanya.
Selain itu, Politisi Nasdem ini juga mengingatkan agar 8 persen dari dana desa digunakan dengan baik untuk pengendalian penyebaran COVID-19, sosialisasi dan vaksinasi.
“Sementara 32 persen untuk program prioritas hasil musyawarah desa (musdes) juga kita harapkan dapat digunakan secara bijak dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ronny berharap Dana Desa Tahun 2022 ini dapat digunakan sebaik mungkin dan tepat sasaran, tidak memhyimpang dari aturan yang berlaku. Ia juga mengajak seluruh pihak terkait bisa bersamasama mengendalikan COVID-19 sehingga bisa segera melakukan perbaikan di berbagai lini kehidupan.
“Jika COVID-19 dikatakan aman, maka semuanya akan berjalan seperti sebelumnya,” pungkasnya.
Penulis : Coe









Komentar