37 Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Magang di Sintang

37 Mahasiswa Magang IKIP PGRI Pontianak Berfose Bersama Asisten I Pemkab Sintang di Balai Ruai, Rabu (24/7/2019)

SINTANG | Sintangpost.com- Sebanyak 37 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kabupaten Sintang. kehadiran mahasiswa dari ilmu keguruan tersebut disambut hangat oleh Asisten I Setda Sintang Abdul Syufryadi di Balai Ruai,Rabu (24/7/2019).

Wakil Rektor I IKIP PGRI Pontianak Suberdiyanto berteimakasih kepada pemerintah kabupaten Sintang yang telah sudi menerima mahasiswanya. Ia berpesan agar mahasiswa KKM selain memiliki intelektual yang baik juga dapat bersikap dewasa layaknya seorang guru.

“Saya berharap seluruh mahasiswa yang magang untuk dapat bersikap dewasa selama di Kabupaten Sintang. tetap jaga sikap dan selalu menahan diri terhadap siswa serta dapat berpenampilan layaknya seorang guru,”jelasnya.

Suberdiyanto juga mengatakan sejauh ini pihaknya sudah banyak mengirim mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang dan KKM di Kabupaten Sintang. bahkan lanjutnya pihaknyajuga sudah menjalin kerjasama dengan Pemkab Sintang sejak 2013 yang lalu.

“Kami berharap mahasiswa yang akan magang mampu menguasai teori dan mampu mempraktekkan teori tersebut saat berada di sekolah lokasi magang. Implementasikan teori yang sudah diperoleh selama di lapangan. Ilmu dan teori yang sudah diperoleh selama selama kuliah diharapkan bisa bermanfaat bagi sekolah tersebut,” pesan Suberdiyanto.

Dosen Koordinator Pembimbing Magang dan KKM IKIP PGRI Pontianak Muhammad Thamrin melaporkan jumlah peserta di Kabupaten Sintang sebanyak 37 mahasiswa yang akan kami sebar ke 7 SMA.

“Magang akan berlangsung mulai akhir Juli sampai Oktober 2019. Sedangkan KKM akan kami laksanakan di Kecamatan Sintang dan Kayan Hilir,”bebernya.

Terpisah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi menyampaikan bahwa Pemkab Sintang memberikan apresiasi kepada IKIP PGRI Pontianak karena sudah memilih Kabupaten Sintang menjadi lokasi magang dan KKM.

“kami tidak bisa bekerja sendiri membangun pendidikan di Sintang. Sehingga kehadiran mahasiswa KKM ini bisa membantu mengembangkan pendidikan di Sintang,” terang Abdul Syufriadi.

Menurutnya magang menjadi momen penting setelah beberapa semester memahami teori dan ilmu. Magang baik untuk menerapkan teori yang sudah diperoleh selama kuliah.

“Pesan saya siapkan mental dan fisik. Jangan sampai saat berada di lokasi magang, lalu stres lalu minta pulang. Siapkan diri untuk selama tiga bulan. Kenali budaya masyarakat setempat, bergaul dan usahakan akrab dengan kepala sekolah, guru dan masyarakat disana,”katanya.

Abdul Juga berharap kehadiran mahasiswa magang bisa memberikan energi positif bagi sekolah tempat magang. Dan kepada pihak sekolah juga agar bisa memberikan bimbingan dan bantuan kepada mahasiswa magang,"tutupnya. (okt)