Akim Jenguk Korban Keracunan Di RSUD M Djoen

SINTANG | Sintangpost.com-Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim jenguk 29 anggota dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sintang yang diduga mengalami keracunan makanan pada Minggu 31 Januari 2016 di Ruang Intensive Care Unite (ICU) RSUD AM Djoen Sintang. Dugaan keracunan dialami saat melaksanakan Musyawarah Daerah pada Sabtu 30 Januari 2016 di Gedung Pancasila.

Alexius Akim didampingi Kadis Kesehatan Harysinto Linoh, Kadisperindagkop dan UKM Sudirman dan Kabag Humas dan Protokol Kurniawan. Kadis Kesehatan Harysinto Linoh menjelaskan bahwa pada hari Sabtu 30 Januari 2016 sekitar pukul 20.00 WIB RSUD AM Djoen Sintang menerima kedatangan ratusan anggota dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Sintang yang mengaku pusing, mual dan muntah-muntah.

“berdasarkan data yang ada pada kami, 120 orang yang hanya rawat jalan artinya setelah diberikan obat diperbolehkan pulang. sebanyak 32 orang yang rawat inap, dan sekarang tinggal 29 orang yang masih dirawat di ICU. Artinya ada 3 orang yang sebelumnya dirawat inap sudah bisa pulang” jelas Harysinto Linoh.

Kadis Kesehatan Harysinto Linoh menjelaskan bahwa pihak nya sudah mengambil sampel makanan untuk di uji di laboratorium dan hasilnya baru akan diketahui dua minggu ke depan. “mudah-mudahan Senin besok korban keracunan sudah bisa pulang ke rumah. Namun tim dokter akan terus memantau perkembangan kesehatan mereka” tambah Harysinto Linoh.

Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim saat jenguk korban keracunan menyampaikan turut prihatin atas kasus keracunan yang menimpa anggota dan PD Muhammadiyah Kabupaten Sintang. “saya turut prihatin atas kasus keracunan ini, kita perlu mengambil hikmah dari kejadian ini. Semoga seluruh korban  keracunan bisa segera pulih, sehat dan bisa kembali ke rumah bersama keluarga” terang Alexius Akim.

Alexius Akim menambahkan bahwa melihat kasus ini semua pihak untuk tidak saling menyalahkan satu dengan yang lain karena tentu kejadian keracunan ini tidak ada satu pihak pun yang menghendaki dan diluar kendali semua pihak.

Akibat keracunan massal peserta Musda tersebut, panitia terpaksa menunda pemilihan kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Sintang. Dan segera mengambil langkah untuk melarikan peserta dan panitia ke ICU RSUD Ade M Djoen Sintang, untuk mendapatkan penanganan medis.(slh)