Bandara Tebelian Resmi Dibuka, Jarot: Terimakasih Pak Milton

SINTANG | Sintangpost.com- Wings Air menjadi maskapai pertama yang mendarat di bandar udara Tebelian Kabupaten Sintang, Kamis (26/4). Momen ini juga sekaligus menandai perpindahan secara resmi dan tidak beroperasinya Wings Air di bandar udara sebelumnya yaitu Susilo.

Bupati Sintang Jarot Winarno beserta jajarannya menyaksikan penerbangan perdana tersebut. “Pertama-tama tentu kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. ini adalah mimpi-mimpinya orang sintang yang menjadi kenyataan,” kata Jarot.

Jarot juga mengucapkan terimakasih kepada mencetus ide pertama yaitu Milton Crosby yang telah mewujudkan Bandar udara tebelian sehingga bias dioprasikan pada hari ini.

“Masa saya ini hanya finishing saja. Jadi kita tinggal melanjutkan,” kata Jarot.

Menurut Jarot, pelajaran penting yang bisa petik dari proses relokasi bandara tersebut, ialah kontinyuitas pembangunan. Apa yang menjadi program dan kegiatan dari pemimpin terdahulu dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

“Kuncinya adalah kontinyuitas, dan ini sudah berhasil namun demikian kita masih perlu kerja keras untuk sama-sama menyempurnakan bandara ini,”imbuhnya.

I Ketut Gunarsa selaku kepala Bandar Udara Tebelian menyampaikan bahwa saat ini bandara yang dipimpinnya masih dalam proses pembangunan. ada progress kerja berkaitan dengan penambahan panjang landasan dari 1660 meter menjadi 1800 meter.

“Sesuai dengan publis kita di dunia penerbangan, secara letter lux Bandara Susilo itu per tanggal 26 April 2018 pada jam 07.00 wib sudah di closed dan saat itu juga dioperasikan Bandara Tebelian ini,sementara saat ini kondisi kita landasan kita 1660, dalam tahun ini kita sedang progress untuk memperpajang sampai 1800. mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai,” katanya.

Menurut Ketut, target maskimal landasan bandara sejauh 2400 meter. hal ini dimaksudkan agar bandar udara ini dapat digunakan untuk pendaratan pesawat yang lebih besar. Saat ini ada 4 maskapai yang beroperasi di bandara ini, Nam Air, Wing Air dan Garuda serta dari Susi Air yang melayani penerbangan perintis. Frekuensi penerbangan masing-masing maskapai masih 1 kali sehari.

“Kita belum ada rencana untuk penambahan rute, Hanya saja ada rencana per tanggal 1 Mei nanti ada penambahan frekuensi dari salah satu maskapai untuk jurusan Sintang-Pontianak, selain pagi dia juga akan terbang sore,” tukasnya. (evy)