Bupati Letakan Batu Pertama Rumah Betang Tampun Juah
SINTANG | Sintangpost.com- Bertempat di Desa Jerora Kecamatan Sintang rumah Betang Tampun Juah Kabupaten Sintang akhirnya dimulai pada, Senin (24/8). Pembangunan rumah Betang yang akan dibanggun dengan luas 2,7 Hektar tersebut menelan dana sekitar 15 M yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sintang.
Pembangunan rumah betang Tampun Juah pada hari itu juga ditandai dengan peletakan batu pertama oleh bupati Sintang Milton Crosby. Hadir juga ketua DPRD Jefray Edward serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Sintang dan beberapa pengurus Adat Dayak.
Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan pembangunan rumah betang Tampun Juah merupakan keseriusannya dirinya atas banyak pihak yang telah meragukan dirinya dalam membangun rumah betang yang ada di Sintang.
Menurut Milton meskipun masa kepemimpinannya tinggal dua hari lagi namum pembangunan rumah betang ini menjadi bukti dan komitmennya membangun kebudayaan yang ada di Sintang ini.
“Meskipun hanya menghitung hari, namum peletakan batu pertama ini merupakan bukti komitmen saya dalam membangun rumah adat dayak di Sintang,”ucapnya.
Dikatakan Milton diberinya nama rumah betang Tampun Jauh karena memiliki filosofi tersendiri. Tampun Juah melambangkan masyarakat Sintang damai, sejahtra, maju dan selalu patuh pada aturan yang berlaku.
“Mengapa kita bangun di kawasan Jerora, karena dari Jerora sampai ke kelam merupakan jalur wisata. Yang dimulai dari Keraton, Kobus, Betang, Museum Kapuas Raya, Motor Bandong dan Bukit Kelam hingga Baning Panjang. Ending-nya di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya,” ujarnya.
Milton mengatakan pembangunan Betang Tampun Juah selain untuk mengakomodir kegiatan komunitas Adat Dayak juga untuk mendukung pengembangan pariwisata.
“Harapan kita pembangunan rumah betang ini paling lambat 2017 sudah bisa digunakan oleh masyarakat Sintang,”pungkasnya
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Murjani, menjelaskan bahwa peletakan batu pertama pembangunan rumah betang tampun juah akan dibangun diatas tanah seluas 2,7 hektar dan luas bangunan direncanakan 3. 152 meter persegi. Bangunan rumah betang ini akan memiliki 16 pintu dan satu aula.
"Bangunan rumah betang ini akan menghabiskan dana sekitar 14, 8 milyar. Pada Tahun 2015 ini sudah dianggarkan 5,7 milyar.”katanya (okt).









Komentar