Bupati Paparkan Perbatasan ke Menhan
SINTANG |Sintangpost.com– Bupati Sintang Milton Crosby memaparkan isu perbatasan kepada Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Pemaparan terkait pembangunan border Sungai Kelik, perkembangan pengerjaan Bandara Tebelian dan harapan untuk peningkatan jalan Sintang-Jasa menjadi jalan strategis nasional, Rabu (28/1) di ruang VIP Bandara Susilo Sintang.
Pangdam XII/Tanjungpuran Mayjen TNI Toto Rinanto, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Moch Fachrudin, Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan, Bupati Melawi Firman Muntaco, dan jajaran Forkorpimda Sintang turut hadir dalam pemaparan Bupati kepada Menhan.
Bupati kepada Menhan menyampaikan tentang rencana lokasi border di Sintang yang akan dibangun. Pembangunannya di Sungai Kelik, Ketungau Hulu. Dan, Bupati mengatakan kalau Sintang menjadi satu-satunya kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia namun belum memiliki border.
Perkembangan pembangunan Bandara Tebelian turut dikemukakan Bupati kepada Menhan. Sisi udara dan darat dijelaskan kini tengah berlangsung pembangunannya. Keberadaan Bandara Tebelian dibangun bukan hanya untuk memudahkan angkutan orang dan barang, namun ditujukan bagi kepentingan pertahanan.
“Tinjauan kepentingan bandara Tebelian dari sisi pertahanan dan keamanan, karena berada di kawasan perbatasan,” kata Bupati.
Usulan peningkatan status jalan Sintang menuju Jasa supaya menjadi jalan strategis nasional ikut disampaikan Bupati kepada Menhan. Perhatian pemerintah pusat begitu diharapkan dalam mempercepat infrastruktur jalan tersebut.
Sementara Menhan saat mengawali pembicaraan, mengatakan, Sintang bukan wilayah baru baginya. Ia pernah bertugas di Batalyon 642/Kps Sintang pada 1975 silam. Ketika berdinas ketika itu, daerah perbatasan sudah hampir semua pernah dikunjungi. “Waktu saya dulu tugas di Sintang sebagai komandan kompi,” kata Menhan.
“Usulan yang disampaikan Bupati Sintang, akan kami sampaikan kepada bapak Presiden. Dan saya yakin akan bisa dipenuhi pemerintah. Presiden kita saat ini sangat respon dengan perbatasan,” tambah Menhan.
Ia pun mengingatkan, agar bukit dan gunung di wilayah perbatasan harus dijaga. Kelestarian hutannya harus dipelihara. Kemudian Bupati diminta tetap terus memperhatikan rakyatnya.
Menhan mengatakan, tugasnya selain mengurusi pertahanan juga termasuk perbatasan. “Kita akan terus kebut pembangunan jalan paralel. Patok batas juga akan kita isi dengan chip yang di Kalbar ini sekitar 100 buah chip,” katanya.
Ia menambahkan, selain pembangunan fisik, kementerian pertahanan juga memiliki program non fisik seperti pembinaan bela negara, penyuluhan hukum, dan bakti kesehatan. Kemudian membantu tenaga pengajar, tenaga medis, dan penyuluhan pertanian di perbatasan.
“Bantu pemda bangun puskesmas, sarana pendidikan, pasar, sarana air, rumah dan jalan, sawah dan kebun rakyat,” kata Menhan. (tmo)









Komentar