Bupati Resmikan Gereja Santo Theodorus Ketungau Hulu
SINTANG | Sintangpost.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi oleh Dandim 1205/Stg, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang dan bebreapa pimpinan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang meresmikan Gereja Katholik Santo Theodorus Stasi Sepiluk di Desa Sepiluk, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Minggu (6/8).
Ia mengatakan peresmian gereja di Desa Sepiluk, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang ini merupakan salah satu wujud nyata pembangunan yang religius dan cerdas sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang.
“Dengan pembangunan dan peresmian gereja ini diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan baik secara emosional, spiritual dan intelektual. Tentunya yang tak kalah penting adalah meningkatkan religiusitas kita kepada Tuhan,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan perhatian kepada sarana dan prasarana pembangunan di sektor keagamaan, baik itu agama Katholik, Protestan, Islam, Buddha, Hindu, dan Konghucu.
“Salah satu visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang adalah mewujudkan masayrakat yang cerdas dan religius. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sintang mendukung dan memberi perhatian terhadap pembanguan sektor keagamaan yang ada di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja Santo Theodorus Stasi Sepiluk, Agustinus Aldinus mengatakan pembangunan kembali gereja yang ada di wilayah Desa Sepiluk ini atas dasar keinginan umat Katholik untuk dapat memiliki gedung yang baru dan layak pakai.
“Sejak tahun 1991 kami umat Katholik memiliki gedung gereja dengan ukuran 4x6 meter yang dimana sebagai tempat ibadat dan misa. Tahun 2010 baru diadakan perbaikan dan selesai pada tahnun 2017 ini,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Gereja Santo Theodorus Stasi Sepiluk ini memiliki luas bangunan gereja 8x16 meter persegi ditambah dengan teras depan 3x5 meter persegi.
“Hingga saat ini gereja sudah layak dan dapat di gunakan oleh umat, akan tetapi kami masih ingin membangun pagar keliling,” tukasnya.
Peresmian yang dilakukan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno ditandai dengan membuka tirai papan nama gereja dan pemukulan gong dan pemberkatan gedung gereja oleh Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, OMF CAP. (hms)









Komentar