Bupati Resmikan PLTU Sungai Ringin

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang Jarot Winarno meresmikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berkapasitas 3x7 mega watt, Rabu (21/11). Peresmian PLTU tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama Bupati Sintang dengan Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, dan menekan sirine bersama para forkopimda.

Bupati Sintang Jarot Winarno sangat berterima kasih kepada Menteri ESDM yang membantu mendorong percepatan pembangunan Sintang. Dia mengakui, masyarakat Sintang dari 391 Desa dengan 16 kelurahan belum seutuhnya menikmati listrik.

“Baru 49 persen desa yang 24 jam teraliri listrik. Sisanya, hanya dialiri listrik pada waktu tertentu,”kata bupati.
Menurut bupati kehadiran PLTU di Sungai ringin ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sintang terhadap persoalan kelistrikan.

“Tentunya dengan adanya PLTU tidak serta merta dapat memberikan manfaat positif, akan tetapi perlu kita pahami bahwa ada tantangan kita hadapi bersama yaitu kita harus bisa menjaga lingkungan dari pembangkit ini, “jelasnya.

Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon Masri menjelaskan PLTU Sungai Ringai berkapasitas 3x7 MW tersebut dapat dinikmati 15 ribu lebih warga Sintang dan sekitarnya.

Menurut Masri bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kabupaten Sintang ini adalah pembangunan PLTU yang terakhir di Kalimantan Barat.

“Ini salah satu projek skala kecil yang dibangun di seluruh tanah air, untuk di wilayah Kalimantan Barat itu ada 3 PLTU, pertama PLTU Ketapang, kedua PLTU Sanggau, dan yang terakhir ketiga ini PLTU Sintang," tuturnya.

Masri berharap agar ke depannya dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sintang dan masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya.

"Alhamdulillah ini PLTU yang terakhir kita resmikan bersama, kami harapkan ke depannya listrik cepat didistribusikan, dan di Kalimantan Barat sudah 85 persen teraliri listrik," tuksnya. (okt)