Cegah Radikalisme, Camat Wajib Terapkan Siskamling

SINTANG | Sintangpost.com- Saat ini, Pemerintah benar benar serius memperkecil ruang gerak radikalisme agar tak menyusup hingga ke pedesaan. buktinya, Pemerintah Singang meminta pihak Kecamatan untuk aktif menerapkan sistem kemanan lingkungan (siskamling) dan tamu wajib lapor di areal perumahan serta perkampungan masyarakat. Hal tersebut merupakan upaya deteksi dini agar gerakan radikalisme tak menyusup di antara warga.

Penjabat Bupati Sintang, Alexius Akim mengatakan, bahwa ia telah meminta kepada Kepala Kesbangpol di Sintang untuk dapat memberikan perintah ke camat agar aktif mendatangi desa dan kelurahan untuk lakukan deteksi dini.

“Jadi harus ada siskamling dan wajib lapor tamu supaya kondisi masyarakat benar benar dapat dipastikan aman dan damai. apalagi segala kemungkinan bisa saja terjadi menjelang pemilihan kepala daerah sintang 9 desember nanti," kata Akim belum lama ini.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Pemerintah Pusat (Pempus), bahwa kedepan Pempus akan melakukan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Pemerintahan Umum. Dimana, kata Akim, ke depannya, Kesbangpol akan menjadi bagian dari instansi pusat di daerah. Selain itu, para camat nantinya secara administrasi dan operasional adalah perangkat dari Kesbangpol.

"Camat berfungsi sebagai penyelenggara pemerintahan umum di tingkat wilayahnya, bukan lagi sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dengan begitu, mereka punya kewenangan untuk aktif mengawasi potensi konflik sosial di masyarakat," kata dia.

Meskipun memiliki kewenangan untuk aktif mengawasi potensi konflik, para Camat, menurut Akim tidak boleh mengambil tindakan diluar dari pembinaan. " Tugasnya nanti hanya pembinaan kepada masyarakat. Kasih pembekalan dan pengetahuan terkait deteksi dini.  jika ada pidana atau ancaman teror itu bukan lagi menjadi kewenangan Camat melainkan ranahnya TNI/ Polri, " paparnya.

Terpisah, Kapolres Sintang AKBP Mahyudi Nazriansyah mengaku bahwa pihaknya dan jajaran saat ini sedang gencar gencarnya mengajak seluruh lapisan maayarakat sintang untuk kembali mengaktifkan Possiskamling, baik itu tingkat kecamatan hingga desa.

" Dengan adnaya postsiskamling masyarakat dituntut untuk proaktif mencegah, setiap potensi kejahatan atau pun riak-riak konfllik yang dapat menimbulkan kegaduhan ditengah lingkungan masyarakat, apa lagi jelang Pilkada," tuturnya.

Kapolres meminta kepada masyarakat untuk melaporkan segala sesuatu yang terjadi. " apabila ada emberio-embrio, atau konflik yangg dapat meresahkan. Sehingga dapat kita lagsung tangani," katanya. (mot)