Dandim Sintang: Manfaatkan Era Digital Untuk Kemajuan Bangsa Indonesia
SINTANG | Sintangpost.com- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke -110 tahun 2018, di di lapangan sepakbola depan Kodim 1205 Sintang diikuti sekitar 1.000 orang peserta dari lingkungan pemda Sintang dan beberapa dinas serta badan.
Peringatan HKN Ke-110 kali ini mengambil tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital”.
Komadan Kodim 1205 Sintang, Letkol Inf. Rachmat Basuki mengatakan bahwa kata kunci ingin menggapai cita-cita yang mulia adalah bersatu.
“Jadi Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal dan akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan., kata Dandim.
Dandim melanjutkan peringatan hari kebangkitan Nasional yang ke-110 tahun 2018 perlu dimaknai sebagai pengembangan kapasitas SDM.
“Ini harus dimaknai dengan upaya untuk penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri, “sambungnya.
Menurut Dandim, dalam amanat Menkominfo mencerita kan bahwa Bung Karno menggambarkan lidi yang diikat tidak dapat dipatahkan, tetapi jika lidi tidak di ikat maka itu akan dapat dipatahkan.
"Maksudnya adalah gambaran tersebut aktual sekali pada masa sekarang ini, kekuatan kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan sapu lidi seperti hasutan yang membuat kita bertikai, sehingga persatuan bangsa tidak akan tercerai berai, tidak mudah digoyahkan kalau kita sudah diikat menjadi satu kesatuan", jelasnya.
“mari bersama-sama kita jauhkan dunia digital dan anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif, agar anak-anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat daninya,” pesannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah mengaku tidak dapat menutup mata atas perkembangan teknologi informasi yang luar biasa. Tetapi, jangan karenanya justru terpancing terpancing dengan informasi-informasi hoaks dan menyesatkan.
“Di saat seperti ini, kita jangan mudah terpancing informasi yang tidak kita yakini, yang dapat merusak kerukunan kita semua, bersifat hoaks, ingin memecah belah persatuan dan kesatuan,” papar Yosepha.
Yosepha berharap, seluruh masyarakat dapat menggunakan teknologi informasi secara bijak dan baik, demi kepentingan kemajuan dan pembangunan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sintang.,”tukasnya. (okt)









Komentar