Dikejar Waktu, Pansus LKPj Bupati Tancap Gas Paripurna Interen Sepakat Bentuk Dua Pansus
SINTANG I Sintangpost.com-Menjelang masa akhir jabatan bupati Sintang periode 2010-2015 dihadapkan dengan agenda super padat. Sebanyak delapan fraksi DPRD Sintang sepakat membentuk Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2014 dan LKPj bupati selama lima tahun.
Mereka (DPRD) tak hanya dituntut untuk lebih fokus membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2014 dan TA 2015, tapi juga dituntut untuk mempertimbangkan waktu yang tersedia guna menuntaskan pembahasan terhadap sejumlah kegiatan panitia khusus (Pansus).
Kamis (16/4) anggota DPRD Sintang sepakat membentuk dua pansus LKPJ bupati dalam sidang paripurna terbatas yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sintang Jefray Edward SE di dampingi dua wakilnya Sandan S Sos dan Tery Ibrahim S Pd.
Menurut ketua DPRD Sintang Jefray Edward setelah dibentuk Pansus maka nantinya masing-masing anggota DPRD akan turun ke lapangan untuk melihat sejauh mana kebijakan yang telah dilaksanakan sejauh ini.
“Mereka anggota dewan wajib turun kelapangan guna melihat realisasi proyek-proyek yang bersumber dari dana APBD TA 2014, apakah sudah sesuai dengan realisasi dilapangan atau belum,”katannya.
Kendati kalangan dewan tidak membahas, namum politisi PDIP ini mengatakan setelah 30 hari penyampaian LKPJ Bupati, secara otomatis LKPJ tersebut dianggap sah dipertanggung jawabkan.
“LKPj bupati ini tidak kita tolak namun DPRD mempunyai fungsi pengawasan apakah realisasi pengerjaan dilapangan sudah sesuai atau belum ini yang menjadi bahan evaluasi pihak eksekutif,”ujarnya.
Terpisah ketua Pansus satu Harjono Bejang mengatakan pihaknya akan segera menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas jadwal kegiatan Pansus yang dipimpinnya itu dengan pertimbangan efektifitas waktu pelaksanaan.
“Dibentuknya Pansus LKPj Bupati dipandang perlu sesegera mungkin melaksanakan pertemuan untuk mendalami sejumlah mana realisasi dilapangan,” jelasnya.
Bejang berharap kinerja pansus dapat berjalan dengan terencana dan lebih efektif seperti yang diinginkan, maka pihaknya segera menjadwalkan agenda pansus.
“Hal itu untuk dapat melihat kondisi riil terbaru di lapangan sehingga sebagian besar anggota mengusulkan adanya peninjauan langsung ke lapangan untuk mengetahui secara persis situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan,” tukasnya (Okt)









Komentar