Gelar Tasyakuran Rumdis Bupati Sintang, Jarot : Kurang Sudah Rasa Bersalah Saya

Prosesi adat penyambutan Bupati Sintang dan rombongan di depan Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang (Foto : Anwar)

SINTANG | SintangPost.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno menggelar tasyakuran dengan telah selesainya pembangunan Rumah Jabatan Dinas Bupati Sintang, Kamis (20/02/2020).

Pada kesempatan ini, Jarot mengucapkan terimakasih atas semua pihak yang telah mendukung sehingga pembangunan Rumah Dinas Jabatan Bupati dapat diselesaikan dengan baik tanpa kendala yang berarti.

“Puji syukur ke hadirat Yang Maha Kuasa karena pada akhirnya Rumah Dinas Jabatan Bupati ini telah kita selesaikan dan hari ini kita gelar tasyakuran, mengucapkan rasa syukur sembari membaca doa selamat,” ucapnya.

Jarot menyampaikan dengan telah selesai dibangun kembali Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang yang merupakan salah satu bangunan Sejarah Nasional maka telah berkurang juga rasa bersalahnya atas musibah yang terjadi pada Rumah Dinas Jabatan Bupati pada tahun 2018 lalu.

“Paling tidak, dengan selesainya dibangun Rumah Dinas Jabatan Bupati ini maka rasa bersalah saya sudah berkurang karena saya diberikan amanah untuk tinggal di Pendopo dan pada saat itulah kejadian kebakaran tersebut terjadi,” katanya.

Jarot mengatakan tekad untuk membangun kembali Sejarah Nasional tersebut telah dilakukan dengan segala bantuan dari berbagai pihak.

“Karena merupakan Sejarah nasional maka bentuknya disesuaikan dengan bentuk sebelumnya,” ucapnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sintang, Zulkarnaen mengatakan Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang ini merupakan Cagar Budaya tercatat di Balai Pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan Timur yang dibangun pada tahun 1823.

“Tepat 195 tahun berdirinya Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang ini, yaitu pada hari Kamis, 26 Juli 2018 telah terjadi musibah kebakaran hebat yang telah menghabiskan seluruh kontruksi Rumah Dinas Jabatan Bupati yang ada. Dan kami mendapatkan perintah dari Bupati Sintang untuk segera membangun kembali Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang ini,” tuturnya.

Untuk membangun kembali Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang tersebut, lanjut Zulkarnaen, pihaknya bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan Timur dengan tiga supervisi.

“Kami sampaikan bahwa modelnya sama persis dengan aslinya. Sementara arsiteknya kami dapatkan dari Belanda melalui Ibu Siti Musrikah, sehingga bangunan ini sama dengan bangunan Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang yang dibangun pada tahun 1823,” katanya.

Tak hanya model bangunan, Zulkarnaen juga menyampaikan bahwa bahan yang digunakan untu pembangunan tersebut harus menggunakan bahan aslinya yaitu dengan menggunakan kayu belian.

“Metode kerja juga tidak boleh modern harus menggunakan tenaga lokal dan cara tradisional. Alhamdulillah, Sintang masih ada tenaga lokal tradisional yang mampu untuk melakukan tersebut,” ucapnya.

Zulkarnaen mengungkapkan pembangunan kembali Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang ini menghabiskan biaya empat Miliar lebih melalui dana APBD Kabuapten Sintang yang dikerjakan CV. Merakai Jaya.

“Pada tanggal 18 Februari 2019, kita memulai Rumah Jabatan Dinas Bupati ini dan tepat pada tanggal 22 Desember 2019 telah selesai dibangun untuk tahap pertama yang artinya bangunan induknya telah selesai,” ujarnya

Pada kesempatan ini, Zulkarnaen juga menyampaikan pada Tahun 2020 ini pihaknya akan membangun pos jaga yang disesuaikan dengan kondisi Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang dan selasar belakang untuk menghubungi antara Pendopo yang didepan dengan ruang selasar di belakang dan selasar di depan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada para pekerja dan juga kepada semua pihak yang telah membantu sehingga dapat diselesaikan dengan baik,” pungkasnya. (Coe)