Jarot Harap Kontingen Pesparawi Sintang Pulang Bawa Medali Emas
SINTANG | Sintangpost.com- Sebanyak 174 Peserta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke IX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang di lepas bupati Sintang Jarot Winarno. Acara pelepasan dan silaturahmi tersebut dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang pada Jumat, 28 Juni 2019.
“Saya berharap Tim Pesparawi Sintang bisa mendapatkan medali emas sehingga nanti bisa berpartisipasi pada Pesparawi tingkat nasional. Tetap jaga nama baik Kabupaten Sintang selama mengikuti kegiatan Pesparawi,”kata jarot usai melepas Kontingen Kabupaten Sintang.
Dikatakan jarot Pemerintah Kabupaten Sintang akan mengurus Pesparawi ini dengan baik dan memperlakukan sama dengan pelaksanaan MTQ dan Pesparani.
“Selamat kepada peserta yang sudah terpilih sebagai peserta untuk mewakili Kabupaten Sintang. Untuk itu jaga nama baik kabupaten Sintang dengan baik. Pesan saya untuk pelatih dan official untuk memberikan pelayanan dengan baik kepada peserta sehingga kita sukses sebagai peserta,” pesan Jarot.
Sementara itu Pengurus Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Daerah (LPPD) Kabupaten Sintang Tery Ibrahim menyampaikan bahwa LPPD Kabupaten Sintang turut membantu Pemkab Sintang dalam membangun mental spiritual masyarakat Kabupaten Sintang.
“Menyanyi dalam hal ini merupakan bentuk ungkapkan syukur kepada Tuhan. Dalam upaya meningkatkan keimanan dan memupuk hubungan antar umat beragama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat madani, menampung dan mengembangkan kreativitas umat Kristen bidang seni suara dan musik gerejawi secara profesional,”kata Terri.
Menurutnya Pesparawi Ke IX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 akan berlangsung di Kabupaten Ketapang pada 1-7 Juli 2019. Kami sudah berlatih sejak bulan Maret 2019. Sebanyak 174 orang berangkat sebagai peserta, official, pelatih dan pengurus Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Daerah (LPPD) Kabupaten Sintang.
“Tim Pesparawi Kabupaten Sintang akan mengikuti 9 jenis perlombaan yakni Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Remaja Campuran, Paduan Suara Anak yang tahun lalu juara di tingkat provinsi dan nasional, Musik Pop Gerejawi, Vocal Group, Solo Anak Usia 7-9 tahun, Solo Anak Usia 10-13 tahun, Solo Remaja Putra, dan Musik Etnik” tambah Tery Ibrahim. (okt)









Komentar