Jarot Optimis Ekonomi Kreatif Tumbuh Di Sintang
SINTANG | Sintangpost.com- Kabupaten Sintang tidak boleh mengantungkan hidupnya hanya dengan yang namanya ekonomi ekstraktif yakni eknomi yang mengekploitasi sumber daya alam yang dimiliki, namun sudah saatnya bergerak ke ekonomi kreatif yakni ekonomi yang tumbuh dari generasi yang sehat, ”kata bupati Sintang Jarot Winarno saat menghadiri Pegelaran Seni Daerah di Gedung Kesenian Sintang, Rabu (14/11) malam.
Menurut Jarot yang di perlukan daerah ini adalah inovasi dan kreativitas, karena dalam suatu daerah tidak mungking mengerjakan hal yang sama, dengan cara yang sama, terhadap masalah namun mengharapakan hasil yang berbeda.
“jadi di perlukan anak-anak muda yang penuh ionovasi selalu mengerjakan hal-hal yang baik, trobosan yang baru dalam berbagai bidang dalam menghadapi berbagai masalah”imbuhnya.
Selain itu juga jelas Jarot dalam kreatifitas di perlukan ide ideal, ide gila, yang bisa memanfaatkan sesuatu yang lama untuk hal-hal yang baru, bisa menempatkan hal-hal yang baru untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapi, sehingga dirinya menilai pentingnya kegiatan Pegelearan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini sebagai wadah ruang publik untuk bertemu, sharing,berintegrasi,berbagi dan lainnya.
“kata kuncinya adalah inovasi dan kreatifitas, kegiatan ini pada intinya memberikan ruang publik, ruang untuk bertemu, kita sharing, kita berbagi, kita berintegrasi, kita berkolaborasi pada akhirnya akan tumbuh, akan muncul ide-ide gila yang baru dan ide-ide kreatif,”terang jarot.
Dalam kegiatan Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 tersebut juga di launching 3 komunitas anak muda kreatif yakni Takin (Tempat Kreasi Anak Sintang), Genpi (Generasi Pesona Indonesia) dan Belantik, atas launching 3 komunitas itu Jarot pun optimis keberadaan 3 komunitas anak muda itu dan komunitas yang lainnya akan memberi warna baru bagi kemajuan kreatifitas anak muda di Kabupaten Sintang.
“Saya optimis dengan di resmikan 3 komunitas ini di tambah lagi komunitas-komunitas yang sudah ada akan memberi warna tersendiri bagi kabupaten sintang dan suatu saat nanti kreatifitas anak muda sintang, suatu saat nanti masyarakat sintang bisa tumbuh besar dengan ekonomi kreatif dan suatu saat nanti sintang bisa menjadi kabupaten kreatif”harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika mengatakan Pegelaran Pertunjukan Seni Darah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini merupakan suatu program dari disporapar kabupaten sintang, dalam rangka menumbuh kembangkan pembanguna daerah di bidang ekonomi kreatif.
“Dimana ditampilkan karya-karya anak bangsa yang telah berprestasi di kabupaten sintang ini, dan juga kita melaunching komunitaas diantaranya takin, belantik, genpi, dimana di harapkan ketiga komunitas tersebut nantinya akan mampu pemerintah daerah mempromosikan kabupaten Sintang di berbagai bidang,”kata hendrika. (hms)









Komentar