Kebakaran Hebat Kembali Melanda Sintang, 51 Ruko Ludes Jadi Arang

20150425_074159SINTANG I Sintangpost.com-Setelah sijago merah mengamuk di pasar Inpres dan meluluh lantakkan 20 Ruko dan 12 Kios, dua pekan lalu, tidak tanggung-tanggung Sabtu (25/4) sekitar pukul 03.00 wib dini hari api kembali menghanguskan lima puluh rumah toko (Ruko) di Jalan Wirapati tepatnya di samping terminal Sungai Durian Kabupaten Sintang.

Asap tebal tiba-tiba saja keluar dari sebuah Ruko di Jalan Wirapati. Belum sempat mencari titik asap, para pemilik ruko langsung dibikin geger dengan api yang berkobar, sekitar pukul 03.00 Wib.

Pada waktu tersebut, hampir keseluruhan pemilik ruko yang sedang istrahat pada dini hari itu sontak berhamburan keluar “Saya lagi istirahat mas, tiba-tiba dengar teriakan tetangga. Saya kira malah ada orang kelahi,” ujar Ani, ibu dua anak yang Ruko turut menjadi korban keganasan si jago merah.

Perempuan yang sudah mendiami daerah tersebut selama lima tahun belakangan itu langsung keluar dan baru melihat asap. Namun, menurut ibu wanita berusia 27 tahun itu, tiba-tiba api membesar cukup cepat.

“Ya, saya tidak sempat selamatkan barang-barang. Pokoknya (selamatkan) keselamatan dulu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Beberapa unit pemadam kebakaran yang tak jauh dari lokasi kebakaran bertindak tanggap. Akses masuk menuju titik api dipenuhi warga yang menonton, dan sebagian lagi mengamankan barang-barang pribadi. Akibatnya, beberapa relawan pemadam sempat bersitegang dengan oknum warga yang hanya sebagai penonton.

Berada di kawasan padat, juga sempat membuat beberapa pemadam kesusahan air. Pemadam Kebakaran milik Pemda Sintang pun sempat bolak balik untuk mengambil air bahkan pemadam kebakaran dari kabupaten Melawi juga sempat membatu untuk menjinakan api. Sementara sebagian warga saling bahu-membahu untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Api baru bisa dikuasai pukul 06.30 Wib. Beruntung, tak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kapolsek Sintang AKP Dedy Siregar dikonfirmasi media ini melalui via BBM (Black Berry Massenger) belum bisa membeberkan secara pasti penyebab kebakaran. “Keterangan warga juga masih simpang siur. Kalau dugaan paling besar karena korsleting listrik,”ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan pemadam kebakaran masih sibuk memadamkan api, bahkan masyarakat sekitar yang penasaran langsung melihat dari dekat. (bny)