Kebut-Kebutan, Tiga Motor Ringsek

imagesSINTANG I Sintangpost.com- Diduga kebut-kebutan, tiga pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan di jalan lintas melawi Sintang, Rabu (4/3) dini hari. Akibat lakalantas tersebut, empat remaja tanggung harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, karena mengalami luka berat.

Menurut, Kasatlantas Polres Sintang, AKP. Bagus Nyoman, menjelaskan, telah terjadi kecelakaan lalulintas di jalan lintas melawi antara tiga sepeda motor yakni sepeda motor honda beat yang dikendarai Adi Hidayat, honda blade dikendarai Raynald Ricky Pratama dengan sepeda motor honda supra X KB 4440 EV yang dikendarai oleh Suwito dan Susilo.

"Kecalakan tersebut terjadi pada hari rabu (4/3) sekitar pukul 00.30 Wib. Di jalan Lintas Melawi (depan dealer BHM)," jelasnya, Rabu (4/3).

Kronologis kejadian yakni sepeda motor honda beat datang dari arah jembatan melawi dengan kecepatan tinggi lalu dikejar oleh sepeda motor honda blade dan terjadi senggolan, kemudian dari belakang datang sepeda motor honda supra x menabrak sepeda motor honda beat.

"Ketiga sepeda motor tersebut tengah kebut-kebutan di Jalan Lintas Melawi," ujarnya.

Akibat dari kecelakaan ini, dua orang pengendara yakni Adi Hidayat (17)status pelajar yang beralamat dusun. Nangkak RT 01. Kec. Kayan Hulu. Sintang dan Raynold Ricky Pratama (19) Status mahasiswa yang beralamat di Dusun Semadai II RT 02 RW 02 Desa. Tanjung Bunga Kec. Kayan hulu Sintang mengalami luka berat dan harus ditangani lebih serius di Rumah sakit.

"Sementara itu Suwito (18) warga Dusun Engkidau Kayan Hulu dan Susilo (16) status pelajar yang merupakan warga Dusun Engkidau Kayan Hulu mengalami luka ringan. Sedangkan kerugian materiil dapat ditaksir sebesar Rp. 3.000.000," katanya.

Setelah mendapatkan informasi kecelakaan tersebut, Satlantas Polres Sintang langsung melakukan pengaman tempat kejadian perkara dan membawa pengendara ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini keempat pengedara yang terlibat kecelakaan ini belum dapat dimintai keterangan maupun diperiksa," katanya.

Untuk menindak lanjuti kasus kecelakaan ini, pihaknya juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Untuk itu, saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menataati tata tertib dan displin dalam berkendara maupun berlalulintas. Saat ini, kawasan tersebut memang kerap dijadikan oknum remaja sebagai tempat balap liar. Pihak terus berupaya menghalau aktivitas balap liar tersebut, dengan melakukan patroli secara rutin," tukasnya.(mot/red)