Pantau Langsung Tinggi Muka Air, Ini Tiga Pesan Bupati Sintang

Bupati Sintang turun langsung memantau tinggi muka air di daerah hilir Kabupaten Sintang

SINTANG | SintangPost.com – Dengan menggunakan speed boat, Bupati Sintang, Jarot Winarno turun langsung melakukan pemantauan ketinggian air di aliran sungai Melawi dan Sungai Kapuas Sintang, Selasa (14/07/2020).

Jarot Winarno menyampaikan daerah perhuluan Kabupaten Sintang saat ini sudah mengalami penurunan ketinggian muka air sejak musibah banjir yang terjadi kurang lebih lima hari terakhir ini. Turunnya ketinggian muka air di perhuluan membuat sejumlah daerah di hilir juga terkena musibah banjir karena air limpahan dari daerah perhuluan.

“Daerah hilir ini sudah mulai terdampak karena air limpahan dari dari daerah perhuluan mengalir ke Sungai Melawi dan Kapuas. Salah satunya seperti yang sudah dirasakan di daerah Dedai dan juga Kota Sintang, sebagian daerah sudah ada yang terkena musibah banjir,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Jarot Winarno meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada dalam menghadapi musbah banjir ini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi musibah banjir ini, pertama adalah instalasi listrik. Saat banjir begini, banyak orang yang terluka atau meninggal dunia karena arus pendek yang terjadi, ini harus menjadi perhatian bagi masyarakat,” katanya.

Kedua, lanjut Jarot Winarno, kewaspadaan terhadap anak-anak haruslah lebih ditingkatkan mengingat debit air dan tinggi muka air yang cukup tinggi juga bisa menjadi ancaman atau bahaya bagi anak-anak.

“Saat banjir begini, banyak kejadian anak hanyut bahkan ditemukan sudah meninggal dunia karena terseret arus. Ini yang harus diperhatikan, jangan lengah, orang tua harus lebih cermat menjaga anaknya,”  ucapnya.

Dan yang terakhir, Jarot Winarno meminta agar masyarakt untuk tetap menjaga iimun tubuh dengan menjaga suplai air minum dan menjaga asupan makanan karena pasca musibah banjir ini sakit diare kerap mengalami peningatan.

“Dari awal, saya sudah minta kepada Dinas Kesehatan Sintang untuk mendirikan pos kesehatan jadi jika memang ada warga yang mengalami keluhan kesehatan bisa langsung dilakukan pemeriksaan atau pertolongan pertama disana,” pungkasnya. (Uli)