Panwaslu Sintang Fokus Lakukan Pemetaan Potensi Pelanggaran

imagesSINTANG I Sintangpos.com-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sintang saat ini sedang fokus melakukan pemetaan terhadap  potensi pelanggaran pada tahapan pilkada sintang.

"Segala kemungkinan pelanggaran bisa saja terjadi pada tahapan pilkada nantinya, maka dari itu kita mulai dari saat ini sudah melakukan pemetaan berbagai potensi pelaanggaran," kata, Ketua Panwaslu Sintang, Darmadi saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (19/05).

Untuk saat ini, kata Darmadi,  pihaknya fokus dengan potensi pelanggaran seperti, keterlibatan PNS, Money Politik dan Kampanye Terselubung.

"Ya, kemungkinan besar ada tiga potensi pelanggaran itu yang bakal terjaadi pada tahapan pilkada di sintang. Sementara untuk intimidasi saya rasa itu relatif atau kecil kemungkinanya terjadi,"tuturnya.

Jika berkaca dari pengalaman, lanjut Darmadi, paling banyak pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pilkada itu adalah pencurian start kampanye.

"Pelanggaran seperti memulai kampanye sebelum waktu yang ditentukan, baik atribut dan lain-lainya," ungkapnya.

Bilamana ditemukan adanya tiga jenis pelanggaran tersebut, Darmadi menyatakan bahwa siap memporsesnya sesuai dengan UU dan prosedurnya. Asalkan, semua dugaan pelanggaran yang diadukan ke Panwaslu oleh masyarakat itu harus memiliki bukti yang kuat serta fakta yang terjadi dilapangan.

"Intinya, segala pelanggaran yang diadukan harus ada bukti yang kuat serta fakta-faktanya,"ujarnya.

Perlu diketahui juga oleh masyarakat sintang bahwa keberadaan Panwaslu bukan merupakan eksekutor ketika menemukan pelanggaran atau pun menerima pengaduan dari masyarakat.

"Artinya, kita tidak bisa melakukan eksekusi terhadap peserta yang ikut bertarung pada pilkada Sintang ini. Dan, yang bisa kita lakukan adalah mengkaji ulang kembali segala temuan dan pengaduan masyarakat, kemudian duduk satu meja dengan Gakkumdu, yang mana melibatkan intansi Polri dan Kejaksaan Negeri Sintang," pangkasnya . (Mot)