Pensiun dari ASN, Jarot Ajak Bangun Sintang

Bupati Sintang Jarot Winarno Membuka Sosialisasi Pembekalan Para ASN Yang memasuki masa pensiun di aula BKSDM

SINTANG | Sintangpost.com- Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno menghadiri acara Pembekalan Kepada Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah kabupaten Sintang yang akan memasuki masa pensiun yang di laksanakan di Aula BKPSDM Kabupaten Sintang pada hari Selasa 30 April 2019.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengharapkan agar para ASN yang memasuki pensiun untuk tetap berkontribusi membangun bangsa dan negara, khususnya Kabupaten Sintang.

“Kebersamaan kita pada hari ini bukanlah mengakhiri segala sesuatunya, tapi kita memulai sesuatu yang baru. Sesuatu yang bisa kita berikan sebagai penguatan dari kontribusi yang telah kita berikan sebagai bukti kita mengabdi pada bangsa dan negara ini,”ujar Jarot.

Sesuai aturan-aturan yang berlaku, sesuai Undang-undang (UU) nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN menyebutkan bahwa ASN yang diberhentikan dengan hormat apabila mencapai batas usia pensiun (BUP) dan ditegaskan BUP sebagaimana dimaksud adalah 58 tahun bagi pejabat administrasi dan 60 tahun bagi pejabat pimpinan tinggi dan pejabat fungsional.

Dijelaskan bupati, para ASN Kabupaten Sintang yang telah memasuki usia 58 tahun dan 60 tahun merupakan ASN yang telah menyelesaikan tugas dengan aturan hukum yang berlaku dengan artian secara hukum konstitusional telah menyelesaikan pengabdian sebagai ASN, maka dengan demikian tentunya pemerintah daerah berkewajiban memberhentikan dengan hormat sebagai ASN dan diberi hak pensiun sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Atas semua pengabdiannya, atas semua yang telah diberikan bapak ibu sebagai pribadi maupun sebagai ASN, kemudian sebagai keluarga tentunya, terimakasih yang tak terhingga, terimakasih mendalam, tugas bapak ibu selesai sebagai seorang abdi, tapi karya bakti bapak ibu tetap menjadi suratan perjalanan sejarah masyarakat Malinau ke depan, bahkan bagi bangsa dan negara,” ucapnya.

ASN yang memasuki pensiun ditegaskan bupati sudah berkontribusi dengan baik membangun bangsa dan negara serta membangun Sintang. Untuk itu, tidak ada yang bisa pihaknya berikan sebagai bukti terimakasih, tapi bupati mengajak agar bersama mensyukuri atas apa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara atas seluruh pengabdian dan seluruh bakti kepada bangsa, negara, masyarakat dan tuhan.

“Kepada kawan-kawan yang purna bakti sebagai ASN, kemudian melanjutkan lagi pengabdiannya dalam kapasitas pribadi dan keluarga berada di tengah-tengah masyarakat, berikanlah yang terbaik, dan bagi rekan-rekan yang masih aktiv sebagai ASN, belajarlah dari pengabdian yang telah diberikan oleh beliau-beliau ini, karena beliau-beliau ini adalah orang-orang yang kita kenal sebagai orang tua,”jelas bupati.

Ketua panitia Ahmad Husni menyampaikan adapun kegiatan pembekalan menjelang purna tugas pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang bertujuan memberikan informasi tentang program Taspen terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban sebagai peserta Taspen dan melakukan perekaman data bagi peserta.

“jumlah peserta purna tugas untuk tahun 2019 ini berjumlah 122 orang, yang terdiri dari pejabat struktural Eselon II berjumlah 4 Orang, Eselon III berjumlah 7 Orang, Eselon IV bejumlah 8 Orang, dan ASN Fungsional pendidikan berjumlah 82 Orang, Fungsional Kesehatan berjumlah 1 Orang, sedangkan Fungsional Umum Berjumlah 20 Orang, total keseluruhan 122 Orang. Setelah selesai mengikuti pembekalan ini, peserta akan melakukan perekaman data dan enrollment,” terang Husni. (dky)