Prihatin, Sintang Darurat Narkoba

imagesSINTANG | Sintangpost.com-Kepala Seksi pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Sintang Hasan Basri mengatakan, Kabupaten Sintang turut menjadi perhatian terhadap darurat narkoba yang ditetapkan oleh BNN RI.

Menurutnya, bandar-bandar narkoba, terus menciptakan pasar, bahkan sampai keplosok-plosok. Modusnya sudah beragam, bahkan mulai dikemas melalui makanan,"Target para bandar ini rata-rata menyasar ke anak-anak usia remaja,"katanya.

Dirinya pun mengatakan, meski BNNK Sintang baru terbentuk, tapi pihaknya sudah gencar mensosialisasikan kegiatan-kegiatan dalam membantu pemberantas narkoba,"Tanggal 20 November ini kita akan menggelar kegiatan pemutaran film tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba,"kata Kepala Seksi pemberdayaan Masyarakat BNNK Sintang Hasan Basri, Rabu (11/11).

Sasaran kegiatan tersebut nantinya akan menyasar ke seluruh masyarakat. Diharapkan, filem itu dapat memberikan edukasi dalam melakukan pencegahan secara dini terhadap predaran narokoba yang semakin hari semakin marak.

Menurutnya, pencegahan yang efektif untuk peredaraan narkoba yang menyasar ke anak-anak usia remaja, memang mestinya dilakukan oleh keluarga terdekat. Para orang tua mestinya menjadi benteng, buat anak-anaknya.

"Saat ini, sebagai orang tua memang harus selalu menaruh rasa curiga teradap pergaulan anak-anaknya, karena itu penting, supaya anak-anak ini dapat terus terkontrol,"katanya.

Dikatakannya, maraknya peredaran narkoba, lantan, barang haram itu telah dijadikan peluang usaha bagi oknum yang tak bertanggung jawab,"Para bandar ini sengaja memancing generasi kita untuk kecanduan konsumsi Narkoba,"katanya.

Sementara Komisi Pemberantasan Aids (KPA) Sintang Murjono belum lama ini mengatakan, bahwa, rata-rata penderita AIDS yang di tanganinya juga merupakan para pecandu narkotika.

Dua hal ini memang sangat saling berkaitan erat. Karena, penjangkitan AIDS memang paling rentan melalui jarum suntik,"rata-rata penderita AIDS sebagiannya, memang  pecandu narkoba,"katanya .

11 Kasus Dilimpahkan ke PN

Kasat Reserse Narkoba Polres Sintang AKP Joko Sutiyatno Mencatat, bahwa hingga saat ini, kasus narkoba yang telah di limpahkannya ke pengadilan Negeri Sintang yakni sedikitnya terdapat 11 kasus.

Sementara, yang masih terus dilakukan pendalaman masih ada beberapa yang belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sintang.

Joko pun berharap, dengan sinergisitas antara semua pihak dalam melakukan pemberantasan narkoba, dapat menurunkan peredaran narkoba di Sintang setiap tahunnya.

"Semua pihak, termasuk semua unsur masyarakat, kita harapka turut serta dalam melakukan pemberantasan narkotika,"katanya.(mot)