Tingkatkan Partisipasi Politik, Kesbangpol Gelar Diskusi

SINTANG | Sintangpost.com- Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang menggelar kegiatan koordinasi forum diskusi politik di Pendopo Bupati Sintang, pada hari Senin (8/10).

Bupati Sintang Jarot Winarno yang hadir memberikan apresiasi dan menyambut positif kegiatan forum diskusi politik ini karena untuk melihat pemilu yang substansial,.

“Kita ingin lihat relasi antara politik dengan pemilu yang substansial, pemilu substansial tersebut adalah pemilu yang memiliki dimensi transdenmental sehingga betul betul “Vox populi, vox dei, suara rakyat adalah suara tuhan”, yang dimana suara hak politik rakyat jadi terjaga, berdirinya pemimpin yang bisa bermartabat bermoral tinggi dan mau membangun negara kita, “kata Jarot.

Menurut Bupati Jarot bahwa diseluruh negara di dunia ini mengkualifikasi Pemilu dalam bentuk angka, termasuk di Indonesia, hal tersebut di sebut juga Indeks Demokrasi Indonesia.

“Jadi didalam itu ada berbagai variabel untuk mengetahui tingkatan demokrasi di Indonesia yakni untuk kategori baik itu nilainya lebih dari 80, kemudian kategori sedang itu 60-80, dan kategori buruk termasuk dibawah 60 nilainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Budiharto mengatakan bahwa kegiatan koordinasi forum-forum diskusi politik ini diselenggarakan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat tentang demokrasi.

“Kita berikan pemahaman kepada seluruh elemen bangsa di Kabupaten Sintang mengenai pentingnya mewujudkan nilai-nilai demokrasi dalam upaya meningkatkan partisipasi politik guna menyukseskan agenda nasional penyelenggaraan pemilu serentak 2019, “:kata Budiharto.

Menurut Budiharto selain untuk memberikan pentingnya berdemokrasi, juga kegiatan ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi dalam kegiatan politik.

“Untuk menumbuhkembangkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara untuk menggunakan hak pilihnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada pesta demokrasi Pilpres dan Pemilu legislatif tahun 2019,” tambahnya. (dky)