PU Kabupaten Komunikasi dengan Pusat
Jembatan Ketungau II Buka Keterisolasian Wilayah Perbatasan
SINTANG | Sintangpost.com- Dinas pekerjaan Umum (PU) Sintang menjajaki komunikasi dengan pemerintah pusat untuk membangun rangka baja jembatan Ketungau II di Nanga Merakai Ketungau Tengah. Usulan biaya yang dibutuhkan juga telah disampaikan. Dukungan pemerintah pusat sangat diharapkan.
“Sudah dihitung. Kebutuhan pembiayaan rangka baja untuk jembatan Ketungau II Rp 15 miliar,” kata Sekretaris Dinas PU Sintang, Mursalin, kemarin.
Menurut Mursalin kini pengerjaan tahap pertama jembatan Ketungau II telah dimulai. Pemkab menganggarkan Rp 5 miliar dalam APBD 2017 untuk membangun abudmen jembatan tersebut.
Mursalin mengatakan kelanjutan pembangunan jembatan Ketungau II sangat diharapkan mendapat dukungan pemerintah pusat melalui kementerian PU dan PR. Pasalnya cukup besar dana diperlukan dalam penyelesaian jembatan tersebut.
Jembatan Ketungau II memiliki bentang 120 meter. Lebar tujuh meter. Didesain dua truk bisa berpapasan di atas jembatan. Kemudian dibangun menggunakan rangka baja tipe B. Pemkab menargetkan jembatan Ketungau II sudah bisa difungsikan pada 2019 mendatang.
Mursalin menambahkan bila penyelesaian jembatan Ketungau II mendapat dukungan pemerintah pusat, maka Pemkab dapat mengalokasikan anggaran kebutuhan rangka baja buat membenahi kebutuhan pembangunan lain. Kendati Pemkab, kata dia, tetap harus mengeluarkan biaya untuk pengangkutan rangka baja, jika pemerintah pusat setuju membantu.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Heri Jamri sudah bertemu langsung dengan Menteri PU PR Basuki Hadimuljono. Pertemuannya juga membahas pembangunan jembatan Ketungau II.
Ia berharap pemerintah pusat dapat membantu dalam menyelesaikan rangka baja jembatan. “Kebutuhan membangun jembatan sangat besar. Cukup berat kalau hanya mengandalkan APBD Sintang,” katanya.
Ia turut mengapresiasi langkah Pemkab Sintang yang telah memulai pembangunan jembatan Ketungau II. Tahap pertama dikucurkan Rp 5 miliar untuk membangun tiang abudmen jembatan. Terobosan penting dalam membuka keterisolasian wilayah perbatasan.
“Sebagai dewan dapil perbatasan saya sangat mendukung pembangun jembatan Ketungau II,” kata Heri.(okt)