Banjir Rendam 600 Rumah di Kayan Hulu
SINTANG | SintangPost.com – Personil Polsek Kayan Hulu turun langsung melakukan pengecekan kondisi masyarakat di sejumlah titik yang ada di Kecamatan Kayan Hulu yang rawan dengan bencana banjir.
“Sudah empat hari ini, Kecamatan Kayan Hulu khususnya daerah Tebidah diguyur hujan. Personil Polsek Kayan Hulu turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah daerah yang rawan banjir,” ujar Kapolsek Kayan Hulu, Iptu Sutrisno ketika dihubungi via telepon selular, Sabtu (11/07/2020).
Kapolsek Kayan Hulu mengungkapkan saat ini ketinggian air pasang sudah mencapai 1 hingga 3 meter sehingga membuat sejumlah aktivitas masyarakat di daerah tersebut tidak dapat dilakukan seperti biasa.
“Fasilitas listrik dari tadi malam juga sudah dimatikan karena mesin diesel terendam. Dan kondisi ini mungkin akan berlangsung hingga 2 atau 3 hari kedepan, tergantung dengan curah hujan yang ada,” ucapnya.
Kapolsek Kayan Hulu juga menyampaikan pihaknya telah mendata saat ini ada 600 rumah atau KK yang terendam banjir yaitu Desa Nanga Tebidah sekitar 250 KK/Rumah, Desa Landau Bara ada sekitar 300 KK/rumah, Desa Entogong ada kurang dari 50 KK/rumah.
“Ada 6 KK yang sudah mengungsi di SDN 1 Nanga Tebidah,” katanya.
Kapolsek Kayan Hulu juga mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah untuk masyarakat di Kayan Hulu khususnya yang terkena banjir. Untuk dari Polsek Kayan Hulu, selain melakukan pemantauan, pihaknya akan mengevakuasi barang masyarakat yang terkena banjir.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan beberaspa pihak terkait, memantau perkembangan debit air dan juga memberikan imbauan pada masyarakat agar selalu waspada dengan debit air yang bisa saja semakin tinggi,” pungkasnya. (Uli)









Komentar