Warga Sintang Diminta Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Hari Raya

Kusnadi

SINTANG | SintangPost.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah berabagi aksi kejahatan kerap terjadi di lingkungan masyarakat. Salah satunya adalah peredaran Uang Palsu (Upal). Meningkatnya kebutuhan uang saat Idulfitri menjadi celah bagi oknum berbuat curang.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi mengatakan jelang hari raya, aktivitas ekonomi masyarakat intesitasnya cukup tinggi, baik itu di pasar tradisional hingga toko modern, entah yang menjual kebutuhan pokok atau bahkan pakaian dipenuhi dengan masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari atau hari raya. Tingginya aktivitas ekonomi seperti ini bisa menjadi momen untung-untungan bagi pelaku kejahatan salah satunya adalah peredaran uang palsu.

“Saking ramainya, terkadang pihak penjual maupun pembeli tidak menyadari bahwa ada peredaran uang palsu yang akhirnya akan merugikan sejumlah pihak. Ini harus kita waspadai,” kata Kusnadi dihubungi media ini, Minggu (24/4/2022).

Dia mengungkapkan pelaku kejahatan peredaran uang palsu tersebut terus mengintai siapapun yang lengah para pedagang atau penjual di pasar yang tentunya saat itu sedang sibuk melayani pembeli.

“Karna sibuk, main terima saja uangnya. Dengan begini, siapapun yang menerima uang itu lagi akan merugi,” ujarnya.

Pada saat hari raya, tradisi yang saat ini masih berlangsung adalah memberikan uang baru kepada sejumlah anggota keluarga. Untuk itu Piolitisi PKB ini mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menukar uang dengan calo atau bukan melakukan transaksi tukar uang di Bank terlebih lagi dengan orang baru.

“Sekarang hampir setiap Bank menerima siapapun yang ingin menukar uang baru. Jadi, bisa langsung lakukan disana dan pastinya aman,” jelasnya.

Kusnadi berharap Hari Raya Idul Fitri ini mampu menghadirkan suasana yang nyaman, tentram dan aman bagi seluruh masyarakat. Perputaran ekonomi akan berjalan sebaik mungkin dan tindak criminal di lingkungan masyarakat bisa ditekan dengan baik.

“Harapan kita tentu semua baik-baik saja baik. Semua mampu berjalan dengan kondusif terlebih setelah dua tahun hari raya ini tak semeriah sebelumnya karena ada COVID-19,” pungkasnya.

Penulis: Coe